Bertempat di halaman parker Kampus III Universitas Widyagama Malang berlangsung sholat Idul Adha 1436H pada kamis, 24 September 2015 dengan Khotib & Imam yakni bapak Dr. H. Muchlis Mas’ud, SE.MM. Sejumlah jamaah sholat Idul Adha 1436 H (jamaah laki-laki dan perempuan) tertata rapi sesuai dengan shaf yang telah diatur oleh Panitia dari Takmir Masjid Kampus “AL Farabi”, dan tepat pada pukul 06.00 WIB sholat Idul Adha pun dimulai, dengan penuh hikmat dan khusu’ jamaah menunaikan sholat Idul Adha yang dilaksanakan setahun sekali. Pada kesempatan khotbah sholat Idul Adha 1436 H tahun ini bapak Dr. H. Muchlis Mas’ud, SE.MM yang bertindah sebagai Khotib, sengaja mengambil judul khutbah; “Keteladanan Nabi Ibrahim AS: Qurban, Kebahagiaan dan Kemakmuran Bangsa”. Dengan melihat, membaca dan mendengar kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS, kita sebagai umat Islam harus mempunyai keyakinan yang kuat bahwa dalam melakukan sesuatu dijalan Allah SWT hendaknya dilakukan tanpa keragu-raguan.
Seperti yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan keluarganya, dimana Nabi Ibrahim AS yang sudah bertahun-tahun mendambakan seorang putra, dan setelah dikarunia putra yang bernama nabi Ismail AS beliau diuji melalui wahyu Allah SWT untuk menyembelih anak semata wayangnya yakni nabi Ismail AS. Sebagai seorang manusia yang mempunyai perasaan, tentu juga sama dengan kita semua yakni perasaan sedih, terpukul dan sebagainya. Namun melalui wahyu Allah SWT, beliau dengan tenang dan penuh ketabahan dan tanpa ragu sedikitpun akan kebenaran wahyu Allah tersebut yakni perintah untuk berkorban. Singkat cerita, mimpi/wahyu Allah tersebut pun disampaikan kepada putra semata wayang yakni nabi Ismail AS dengan disaksikan ibundanya. Apa yang terjadi setelah nabi Ismail (sang putra) mendengar wahyu Allah melalui ayahandanya (nabi Ibrahim AS), nabi Ismail juga menjawab dengan penuh keyakinan dan tanpa sedikit ragu didalam hatinya dengan menjawab; laksanakan perintah Allah SWT untuk menyembelih ku yaa ahanda ku tercinta (jawab nabi Ismail). Akhirnya keduanya (nabi Ibrahim dan putranya; nabi Ismail) berangkat menuju suatu tempat untuk melaksanakan perintah Allah SWT. Dan ketika niat tulus dan ikhlas dari sebuah pengorbanan kedua orang (bapak dan anak) tersebut akan dilaksanakan, Allah SWT mengutus malaikat jibril untuk turun ke bumi dan menggantinya dengan hewan qurban yakni seorang domba putih yang besar, gagah, kuat dari surga.
Dari cerita tersebut diatas mengandung maksud bahwa; sebuah pengorbanan harus dilakukan dengan penuh keyakinan dan keikhlasan tanpa keragu-raguan dengan mengharap ridhlo Allah SWT. Dan kita sebagai umat Islam yang karena diberikan kemampuan secara materiil dengan segala kenikmatan rezeki yang diperolehnya, dan jika kita tidak mau berkorban dengan menyembelih seekor domba / kambing atau sapi maka sesungguhnya orang tersebut akan mendapatkan murka Allah SWT. Sudah menjadi tanggung jawab / kewajiban bagi kita orang islam yang mampu untuk berbagi dengan menyerahkan hewan Qurban kepada panitia di masjid-masjid / mushola / suro, langgar setiap hari raya Idul Adha. Karena sesungguhnya bukan darah dari sembelihan kambing / sapi yang sampai kepada Allah SWT, namun amal ibadah ketaatan kita yang dilaksanakan dengan ikhlas lah yang akan sampai kehadirat Allah SWT dan akan menjadi amalan timbangan kebaikan kita di akhirat kelak di kehidupan yang kekal / abadi setelah kematian.
Hikmah dari qurban yang dilaksanakan setiap hari raya Idul Adha setiap tahun oleh umat Islam diseluruh dunia ini adalah memupuk rasa kepedulian terhadap sesama, rasa berbagi antara yang mampu dan yang fakir miskin sehingga akan memupuk rasa persaudaraan, persatuan dan kesatuan diantara umat Islam. Kemakmuran bangsa Indonesia juga secara tidak langsung akan dirasakan oleh seluruh rakyatnya diseluruh belahan nusantara negeri ini. Dengan berqurban juga menjauhkan diri dari sifat serakah, tamak dan kesombongan seseorang. Fenomena yang terjadi sekarang ini dengan krisis moral para elit pimpinan negeri ini seperti terbongkarnya kasus korupsi para pejabat Negara, hal ini dikarenakan sifat serakah, tamak, rakus dan sombong serta tidak amanah. Walaupun digaji tinggi dengan berbagai fasilitas yang diberikan Negara mereka masih berani melakukan korupsi, dan yang lebih tragis lagi seorang pejabat mahkamah konstitusi di negeri ini berani menjual harga dirinya dengan korupsi milyaran rupiah, sungguh naïf suma naudzubillah semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar tidak terjebak pada kesenangan duniawi. (demikian sedikit pesan dari khotib: bapak Muchlis Mas’ud).
Marilah kita dengan penuh keyakinan tanpa ragu-ragu untuk melaksanakan syariat / perintah Allah melalui ber qurban sehingga kita menjadi orang Islam yang berkualitas, kuat, mandiri dan bermartabat. Melalui qurban kita pupuk rasa persaudaraan, persatuan dan kesatuan bangsa sehingga akan terwujud bangsa Indonesia yang Adil dan Makmur. Pada kesempatan terpisah selesai khutbah, penulis mewawancarai pak Muchlis, apa hikmah / simpulan dari inti khutbah yang barusan bapak sampaikan? Menurut Beliau, Bahwa: didalam hidup kita harus selalu memberi dengan tidak ragu sebagaimana falsafah “Terima, Kasih” artinya bahwa apa yang telah kita terima dari Allah SWT, kita kasih (beri) kepada orang / saudara kita yang membutuhkan. Demikian pula dengan qurban, bahwa Allah SWT telah memberi kepada kita kecukupan rezeki, maka kita harus mau memberi (kasih) kepada orang yang membutuhkan. Begitu inti dari makna Idul Adha tersebut “Terima, Kasih”.
Selesai sholat Idul Adha 1436 H, masjid kampus Al Farabi melaksakan penyembelihan hewan qurban yaitu berupa sapi sejumlah 6 ekor dan kambing sejumlah 15 ekor. Seluruh panitia yang tergabung dalam penyembelihan hewan qurban dan pendistribusian daging qurban bekerja dengan sigap, cepat dan tepat sesuai dengan target waktu yang telah disepakati.
Adapun jumlah daging qurban yang dibagikan kepada warga masyarakat berjumlah 1200 bungkus @1,5 kg daging dan didistribusikan kepada warga di sekitar kampus (kelurahan Mojolangu, desa Sudimoro, panti asuhan) dan kepada warga masyarakat di desa tempat para karyawan YPPIWM berada. (san/pip)





