Orasi Ilmiah Gus Ipul di Dies ke-44 UWG

oleh | Mar 1, 2016 | Berita | 0 Komentar

IMG_7387Sabtu (27/02), di Hall Widya Graha Kampus II Universitas Widyagama Malang berlangsung gelaran tahunan yakni Rapat Terbuka Senat Universitas Widyagama Malang dalam rangka Dies Natalis ke-44. Seperti seremonial tahun-tahun sebelumnya dalam acara Dies Natalis, ditampilkan pemberian penghargaan kepada dosen, karyawan dan mahasiswa berprestasi serta orasi ilmiah. Pada Dies Natalis ke-44 ini UWG menampilkan pidato ilmiah yang disampaikan oleh bapak Drs. Saifullah Yusuf (Wakil Gubernur Jawa Timur).

Acara seremonial Dies Natalis ke-44 Universitas Widyagama Malang, dimulai dengan sambutan oleh rektor UWG (Prof. Dr. Ir. Iwan Nugroho, MS.), dilanjutkan sambutan dari ketua YPPIWM (Prof. H.A. Mukthie Fadjar, SH.MS.). Rektor dalam sambutannya menyampaikan berbagai hasil capaian yang telah diraih Universitas Widyagama Malang selama kurun waktu 44 tahun dalam dunia pendidikan tinggi. Dalam bidang pembelajaran; telah dilaksanakan program pembelajaran sesuai KKNI, pembelajaran dengan SIM Akademik yang baru untuk memberikan layanan terbaik kepada mahasiswa. Dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat; LPPM telah meningkatkan produktivitas dan kapasitas institusinya menjadi “klaster madya” yakni dengan diijinkan oleh DP2M mengelola secara mandiri, UWG mampu menjaga perolehan hibah penelitian dan pengabdian. Pada tahun 2015 diperoleh 1,93 miliar rupiah dari penelitian dan 1,47 miliar rupiah dari pengabdian, para dosen juga mempublikasikan karya ilmiahnya di jurnal-jurnal internasional, mengikuti pertemuan ilmiah dan menulis buku. Dalam bidang kemahasiswaan; pada tahun 2015 diperoleh 11 judul proposal PKM yang dibiayai DP2M Dikti senilai 85,7 juta rupiah. Dan kabarnya tahun 2016 ini hanya 7 proposal PKM yang lolos, hal ini dikarenakan semakin ketatnya tingkat kompetisi PKM di PTS dan PTN, tentu ini menjadi motivasi kepada mahasiswa untuk tetap bersemangat. IMG_7421Dalam bidang administrasi, bidang kelembagaan dan bidang sarana prasarana, universitas telah melaksanakan berbagai peningkatan pembenahan yang signifikan dan sudah dapat dirasakan hasilnya oleh sivitas akademika UWG. Rangkaian peringatan Dies Natalis ini, dilaksanakan dengan berbagai kegiatan sepanjang tahun. Kegiatan itu terbagi dalam tiga hal. Kegiatan seremoni akademik bermuara pada Rapat Senat hari ini, sekaligus menampilkan dosen, karyawan dan mahasiswa berprestasi, doktor baru dan orasi ilmiah. Kita bersyukur, Alhamdulillah, sekaligus berterima kasih, kepada Gus Ipul (bapak Drs. H. Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur Jawa Timur) yang telah bersedia hadir dan memberikan orasi ilmiah dalam dies natalis kali ini. (naskah pidato rektor)

IMG_7451Selesai sambutan rektor, dilanjutnya dengan penyerahan buku karya teknologi untuk anak bangsa oleh ketua LPPM (Prof. Dr. Ir. Sukamto, MS.) kepada rektor. Buku karya teknologi untuk anak bangsa ini dipersembahkan oleh LPPM kepada Universitas Widyagama Malang sebagai wujud / bukti hasil riset dan pengabdian masyarakat karya dosen yang dipublikasikan untuk stage holder yakni masyarakat akademis.

Sedangkan sambutan dari ketua YPPIWM (Prof. H.A. Mukhtie Fadjar, SH.MS.) menyampaikan bahwa Universitas Widyagama Malang telah menunjukkan peningkatan kualitas dibidang akademik pada tahun 2016 ini, tepatnya pada Dies ke-44 terbukti dengan banyaknya prestasi dosen, karyawan dan mahasiswa yang telah menunjukkan prestasinya kepada lembaga ini. Secara umum kami melihat Universitas ini dari tahun ke tahun menunjukkan kemajuan yang signifikan, dibawah kepemimpinan rektor Iwan Nugroho telah banyak perubahan dan pembenahan yang cukup luar biasa, pelayanan akademik kepada mahasiswa mulai tertata dengan baik dengan system akademik online sehingga memudahkan layanan pada mahasiswa. Kami juga merasa bangga sekali, karena pada Dies Natalis ke-44 tahun ini, Universitas Widyagama Malang berhasil menghadirkan pejabat yakni bapak Saifullah Yusuf (Gus Ipul), yang mana beliau bersedia hadir ditengah-tengah kita. Karena biasanya pejabat sangat sibuk jika di undang ke perguruan tinggi, seperti memberikan orasi ilmiah kali ini, biasanya sibuk tidak ada waktu. Sungguh apresiasi setinggi-tingginya karena Gus Ipul hadir di Universitas Widyagama Malang ini, dan seperti dikatakan oleh rektor UWG tadi, semoga Gus Ipul mau menjadi warga kehormatan Universitas Widyagama Malang.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada dosen, karyawan dan mahasiswa berprestasi. Dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata oleh rektor UWG kepada bapak Drs. H. Saifullah Yusuh (Wakil Gubernur Jawa Timur) atas berkenannya memberikan orasi ilmiah.

IMG_7468Pidato ilmiah yang disampaikan oleh Gus Ipul (panggilan akrab bapak Saifullah Yusuf) yakni kesiapan pemerintah dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Menurut Gus Ipul; pembentukan pasar tunggal (MEA) ini memungkinkan satu Negara menjual barang/jasa dengan mudah ke Negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat. Dengan diterapkannya MEA maka kita harus siap dengan persaingan produk luar dengan produk lokal, demikian juga dengan sumberdaya manusia (SDM). Tenaga kerja asing akan masuk ke Indonesia dengan bebas, mereka yang memiliki sertifikasi keahlian sesuai dengan kompetensi bidang nya akan diterima di Indonesia. Sebaliknya tenaga kerja lokal yang tidak memiliki kompetensi akan tersingkirkan, demikian pula dengan produk lokal yang tidak memenuhi standar juga akan mengalami dampak dari diterapkannya MEA ini. IMG_7473Pemerintah Indonesia juga mensyaratkan kepada tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia harus memiliki sertifikat bisa berbahasa Indonesia, hal ini menjadi persyaratan yang mutlak bagi tenaga kerja asing. Dengan diterapkannya MEA, persaingan tenaga kerja lokal dengan tenaga kerja asing akan semakin ketat, oleh karena itu kita harus mempersiapkan diri dengan kompetensi / keahlian yang dimilikinya untuk bisa menjadi tenaga professional. Demikian pula dengan produk-produk impor akan membanjiri pasar di Indonesia, produk lokal harus berkompetisi dalam hal kualitas dengan produk impor dengan memiliki keunggulan-keunggulan yang lebih dengan produk impor.

Gus ipul, mengharap kepada Universitas Widyagama Malang agar melakukan kajian mendalam dengan membentuk sebuah badan atau lembaga kajian khusus MEA. Dengan dilakukan riset kajian mendalam tentang MEA diharapkan ada solusi bagi pemerintah sehingga produk-produk lokal baik jasa maupun barang lokal dapat tetap terjaga dari persaingan mutu dengan produk asing di Indonesia. Tentu Universitas Widyagama Malang dengan kompetensi dan kemampuan SDM nya bisa mewujudkan itu, dengan usia ke-44 widyagama malang adalah perguruan tinggi yang sangat diperhitungkan. (demikian kata gus ipul).

Selamat dan sukses atas Dies Natalis ke-44 Universitas Widyagama Malang semoga semakin maju dan jaya dan menjadi lembaga perguruan tinggi yang eksis di tingkat nasional, menjadi rujukan masyarakat sebagai perguruan tinggi yang unggul. (san/pip)

 

 

 

Berita Terbaru UWG