LPPM UWG BERI PELATIHAN MUSLIMAT NU PAC TUTUR

oleh | Mar 21, 2016 | Berita | 0 Komentar

foto kegiatan posdaya LPPM-1Minggu, 20 Maret 2016. Bertempat di gudang pengepakan apel di Desa Kayu Kebek Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Widyagama Malang (LPPM UWG) memberikan pelatihan ekonomi produktif berupa pembuatan sandal dan sepatu kepada anggota PAC Muslimat NU Tutur, melalui Posdaya Widya Daya (dulu Kemuning) dibawah pengasuh Dra. Hj. Yatima El Isma, MM dan Ir. Elik Murni Ningtias Ningsih, MP. Dalam sambutannya, Ketua LPPM UWG, Prof. Dr. Ir. Sukamto, MS, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan transfer teknologi yang menjadi bagian dari tugas dosen dan lembaga pendidikan tinggi dengan tri darma perguruan tingginya kepada masyarakat, dimanapun berada. Penggiat lingkungan setempat, yang akrab disapa Pak Hariyanto, sangat berharap bahwa silaturahmi yang telah terjalin antara masyarakat Kecamatan Tutur dan UWG Malang, yang diawali dengan pelaksanaan kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) awal tahun 2016 ini, dapat terus berlangsung dengan saling mengisi. Semuanya dengan tujuan semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Disampaikan juga oleh Ketua PAC Muslimat NU Tutur, Hj. Endang Nur Chamidah, SPd, bahwa anggota Muslimat NU Tutur mempunyai tugas dan tanggungjawab besar dalam menyiapkan generasi muda penerus pembangunan bangsa dengan karakter keislaman dan keindonesiaan yang handal. Oleh karena itu, Muslimat NU Tutur harus terus belajar meningkatkan kemampuan dan ketrampilan diri agar mampu memberikan bekal yang cukup kepada putra-putrinya.

foto kegiatan posdaya LPPM-2Dalam kegiatan tersebut, Posdaya Widya Daya LPPM UWG menggandeng pelaku usaha sandal, sepatu dan tas yang juga alumni UWG yang usahanya dulu pernah mendapat kunjungan dari Menteri BKKBN (era Presiden Soeharto), Prof. Dr. Haryono Suyono. “Fokus kepada apa yang akan dibuat dulu, baru mencari bahan-bahannya, jangan sebaliknya. Kalau mengumpulkan bahan-bahannya dulu, saya yakin tidak akan bisa memproduksi sesuatu”, demikian salah satu pesan Achmad Syahrul Dahrian, SH, owner D-Wuk, tatkala berbagi ilmu. Peserta yang berjumlah 72 orang ibu tersebut begitu antusias mengikuti pelatihan yang diawali dengan pemberian teori singkat dan dilanjutkan dengan praktek membuat sandal rumah. Semua bahan sudah disiapkan, peserta tinggal mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan.

foto kegiatan posdaya LPPM-4Diakhir pelatihan, disampaikan oleh Bu Is (begitu Dra. Yatima El Isma, MM biasa dipanggil), bagi peserta yang ingin serius menekuni usaha ini, Posdaya Widya Daya UWG siap memberikan pendampingan yang lebih intensif. Bukan hanya terkait dengan pembuatan sandal yang hari itu diberikan pelatihannya, tetapi juga pelatihan-pelatihan ekonomi produktif lain yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat, Posdaya Widya Daya siap membantu. “Sinergi dengan masyarakat ini akan terus kami tingkatkan. Kami siap memberikan teknologi tepat guna sesuai dengan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Yang simpel cara pembuatannya, juga mudah dan murah bahan bakunya. Kalau masyarakat sudah mampu memproduksinya, kami akan bantu juga bagaimana memasarkannya”, begitu penjelasan Prof. Sukamto. (san/pip/koresponden: rita)

Berita Terbaru UWG