Auditorium Kampus III UWG (04/06/16), BEM Universitas (BEM-U) Widyagama mengadakan Seminar Nasional, sebelumnya pada Sabtu (28/05) pekan lalu, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik mengadakan kuliah tamu. Kali ini BEM-U Widyagama Malang bekerja sama dengan beberapa BEM-U se-Malang seperti dari UM, UMM dan lainnya, BEM-U Widyagama menggelar Seminar Nasional yang bertemakan “Ketika Hati dan Otak Bawah Sadar Berbicara (The Power of Feeling)”. Seminar yang diadakan di Auditorium Kampus 3 mulai pukul 09.00-15.00 WIB itu mengundang 2 pemateri yang merupakan alumni Universitas Widyagama Malang. Acara dibuka oleh Wakil Rektor III (Bidang Kemahasiswaan dan Alumni) Dr. Ir. Agus Tugas Sudjianto, MT.
Dalam sebuah sambutan pembukaan seminar bapak Dr. Ir. Agus Tugas Sudjianto, MT., menyampaikan bahwa kegiatan seminar semacam ini sangat baik sekali dan perlu terus dikembangkan dalam budaya akademik kemahasiswaan. Universitas Widyagama Malang tentu mendukung program kegiatan edukasi yang diselenggarakan oleh BEM-U dalam bentuk seminar seperti sekarang ini, karena dengan kegiatan seminar secara tidak langsung anda sekalian akan mendapatkan ilmu pengetahuan selain yang didapat dari bangku kuliah. Kegiatan seminar yang diselenggarakan antar lintas BEM-U Widyagama Malang dengan BEM-U dari perguruan tinggi lainnya, tentu kegiatan ini akan menjadi semarak dan dapat menambah antusias peserta yang hadir. Kami atas nama lembaga (UWG) menyampaikan apresiasi kepada BEM-U Widyagama yang telah berhasil dan sukses atas terselenggaranya seminar ISQ ini.
Kedua pemateri tersebut ialah Amin Jaya, SE,.PM.,CHt dan Surya A Permono. Materi pertama disampaikan oleh Amin Jaya, dimana beliau mengajarkan kepada peserta seminar tentang cara-cara berpikir dan bersaing dalam bisnis. “Setiap orang itu harus punya prinsip” ujarnya pada peserta siang itu. Dengan memiliki prinsip kita akan menjadi orang yang tidak mudah goyah dan terpengaruh hal-hal yang tidak berguna. Dan prinsip yang kuat dapat mengantarkan kita pada kesuksesan.
Selanjutnya materi kedua disampaikan oleh Surya A. Permono yang menyampaikan materi tentang Emotional & Spiritual Quotation (ESQ) dan Hyphnotheraphy. Materi ini mengajak puluhan peserta yang terdiri dari siswa dan mahasiswa itu, untuk merubah pola pikir dan menanamkan dalam alam bawah sadarnya tentang hal-hal positif. Intinya agar siswa dan mahasiswa tersebut tidak takut untuk gagal dan mampu berpikir bahwa mereka bisa mewujudkan impian mereka.
Beliau menjelaskan bahwa dalam diri manusia terdapat 5 kekuatan yang harus dimunculkan pada diri kita masing-masing, seperti kekuatan berpikir, kemauan, karakter, komitmen, dan kebulatan tekad. Dengan memunculkan ke lima hal tersebut, maka kita akan lebih mudah untuk mencapai kesuksesan. Apalagi di era modernisasi ini, dimana banyak anak muda yang galau, tidak bisa move on dan sebagainya, sangat diperlukan kelima hal tadi.
Selain itu, beliau juga menekankan keseimbangan antara IQ (Intelligence Quotation) dengan ESQ (Emotional & Spiritual Quotation). “Kebutuhan antara otak dengan perasaan itu harus seimbang” ujarnya kepada para seminar yang didominasi siswa SMA dan mahasiswa tersebut. Keseimbangan ini juga bahkan sangat diperlukan bagi pemuda jaman sekarang. Hal ini terasa lumrah mengingat banyak anak muda yang menghabiskan masa mudanya dengan bersenang-senang, dibandingkan dengan membangun masa depannya. “Maka dari itu kami ingin agar mahasiswa khususnya mahasiswa UWG, mempraktekkan keseimbangan IQ dan ESQ tadi dengan aktif berorganisasi dan mengaktifkan peran-perannya sebagai mahasiswa“ ujar Idris, Ketua Pelaksana Seminar Nasional tersebut terkait latar belakang diselenggarakannya kegiatan itu. (san/pip/red:cit/pilar)



