(Sabtu, 23/7/2016) “Alumni adalah salah satu bagian penting dari eksistensi dan pengembangan perguruan tinggi” demikian Rektor UWG (Prof. Dr. Ir. Iwan Nugroho, MS) membuka kata sambutan dalam pertemuan dengan para alumni UWG di Lombok. Acara silaturahmi yang diselenggarakan di Rumah Makan Yenni Murad tersebut dihadiri oleh Rektor UWG yang didampingi Wakil Rektor II (Dra. Yekti Intyas Rahayu, MM), Wakil Rektor III (Dr. Agus Tugas Sudjianto, ST, MT), Kepala Unit Informasi dan Publikasi (Dr. Ir. Rita Hanafie, MP) dan Joko Triono, SH dari bagian kemahasiswaan. Tidak ketinggalan, Ketua IKAWIGA (Ikatan Alumni Widyagama) Pusat, Fakhruddin Asy’ari, SE, Ak, CA, MM ikut dalam silaturahmi ini. Sementara dari kelompok alumni UWG di wilayah NTB terlihat hadir antara lain H Supran, SE, MM (Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah NTB) dan Indrawan Sidik, ST (Direktur sekaligus owner CV. Era Focus).
Silaturahmi yang diawali dengan makan malam bersama itu dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. H Supran, mewakili alumni di wilayah NTB mengawali sambutan dengan kekhawatirannya akan eksisitensi almamater dimana dulu ia menimba ilmu. “Terus terang, saya bangga menjadi alumni UWG. Kebanggaan ini tenyeruak seiring dengan predikat ranking II tingkat nasional yang berhasil saya raih ketika saya mengikuti tes sekolah kepemimpinan di lembaga saya beberapa tahun yang lalu. Alumni UWG dapat bersaing dan bersanding dengan lulusan PTS bahkan PT lain di tingkat nasional. Dengan posisi saya yang sekarang, apa yang dapat saya bantu untuk membesarkan almamater saya, khususnya di wilayah NTB”, begitu antusiasnya menyampaikan kata sambutan.
Antusiasme perwakilan alumni UWG di NTB ini dijawab dengan tidak kalah semangatnya oleh Rektor UWG. “UWG terus melakukan upaya-upaya konkret untuk membesarkan lembaga pendidikan ini, tentunya dengan tetap berpegang pada peraturan-peraturan yang telah digariskan oleh pemerintah melalui Kemenristek Dikti, yang sejak tahun 2005 diberlakukan secara ketat. Peran alumni menjadi penting dalam rangka akreditasi, baik di tingkat program studi maupun di tingkat institusi perguruan tinggi.
Di tengah persaingan penyelenggaraan pendidikan tinggi swasta dewasa ini, peran serta aktif para alumni sangat dibutuhkan,” demikian tambahan Rektor UWG dalam sambutannya. Iwan Nugroho sangat berharap bahwa alumni UWG dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap daerahnya masing-masing, dan yang lebih penting, Rektor UWG ini sangat berharap para almuni dapat menjaga nama baik almamater dalam setiap aktifitasnya.
Nada pesimis H. Supran di awal sambutannya dijawab oleh Ketua IKAWIGA Pusat dalam sambutan berikutnya, dengan sebuah tantangan apa yang dapat dilakukan oleh para alumni di wilayah NTB ini. “Apa yang akan kita lakukan untuk almamater kita, akan menjadi terlihat nyata manakala kita para alumni tergabung dalam wadah formal. Untuk itu saya berharap di NTB segera dibentuk IKAWIGA Korwil NTB. Ini akan menjadi Korwil ke-5 setelah Korwil IKAWIGA Surabaya, Jakarta, Malang Raya dan Bali. Dengan adanya Korwil IKAWIGA di NTB, maka gaung UWG di NTB akan menjadi lebih nyaring,” demikian disampaikan Fakhruddin Asy’ari.
Tantangan Ketua IKAWIGA Pusat ini dijawab spontan oleh H. Supran, bahwa tidak lama lagi Korwil IKAWIGA NTB akan segera dibentuk.
Kesempatan mengumpulkan seluruh alumni UWG di NTB akan segera direalisasikan sekaligus menyambut kegiatan UKM WIGAPALA (unit Kegiatan Mahasiswa Widyagama Pecinta Alam) yang akan mengadakan pengibaran Bendera Merah Putih di puncak Gunung Rinjani pada 17 Agustus 2016. Melalui koordinasi dengan beberapa alumni dari korwil yang lain, H. Supran berjanji akan mensupport kegiatan yuniornya selama berada di NTB.
Acara silaturahmi berlangsung dengan gayeng. Beberapa alumni, baik secara perorangan maupun kelompok sangat antusias berjanji akan membantu mensosialisasikan UWG di lingkungan masing-masing. Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama (Rita/UIP)





