TIGA WIDYAGAMA BERTEMU DI MALANG

oleh | Okt 7, 2016 | Berita | 0 Komentar

Bertempat di Ruang Sidang Rektorat Universitas Widyagama Malang berlangsung penandatanganan MoU antara Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widyagama Lumajang, Universitas Widyagama Mahakam Samarinda dengan Universitas Widyagama Malang, pada jumat (30/09/2016). Ketiga lembaga pendidikan tinggi ini sama-sama bertajuk Widyagama. Bukan main…….

IMG_9486Dalam sambutan pembukanya, Prof. Dr. Ir. H. Iwan Nugroho, MS menyampaikan bahwa niatan untuk melegalisasi kerjasama dalam bidang tri darma perguruan tinggi ini sudah lama dikemukakan, hanya karena kesibukan ke tiga lembaga inilah, maka baru pada Jumat 30 September 2016 kemarin penandatanganan ini baru dapat direalisasikan.

Berdirinya tiga lembaga pendidikan tinggi bernama kembar Widyagama ini tak lepas dari kepedulian seseorang akan pendidikan tinggi bagi masyarakat, terutama bagi kalangan tidak mampu. Kepedulian ini sangat didukung oleh posisi sosial beliau di masyarakat.

Adalah H. Suwandi (alm), demikian Sekretaris YPPIWM, Drs. H. Djoko Purwanto, mengawali sambutan dalam acara penandatanganan MoU tersebut. “Salah satu penggagas berdirinya Akademi Bank dan Manajemen Widyagama Malang yang saat itu berada dibawah naungan Yayasan Pembina Pendidikan Indonesia. Tahun 1981, Kolonel H. Suwandi dipercaya oleh pemerintah memegang jabatan sebagai Bupati Lumajang. Karena pada saat itu di Lumajang belum ada lembaga pendidikan tinggi, maka tergeraklah beliau untuk mendirikan lembaga pendidikan tinggi tersebut, tentunya masih menggunakan nama Widyagama dan YPPI sebagai penaungnya, karena SDM dosennya juga masih banyak menggunakan SDM dari Malang….”, demikian pelaku sejarah di lembaga pendidikan ini mulai bercerita.

IMG_9584Drs. H. Hartono, MM, Rektor STIE Widyagama Lumajang, kemudian menambahkan:” Tahun 1987, STIE Widyagama Lumajang memisahkan diri dari YPPI dengan mendirikan yayasan baru bernama Yayasan Pembina Pendidikan Semeru Lumajang dengan Drs. Yahdi, MSi sebagai Ketua yayasan dan tetap dengan dua program studi yaitu akuntansi dan manajemen”.

IMG_9586“Tahun 1985 Brigjen TNI H. Suwandi diangkat sebagai Gubernur Kalimantan Timur. Kepedulian beliau untuk mengangkat derajat anak2 tidak mampu melalui pendidikan, masih tetap menggelora dengan bukti menghibahkan lahan seluas 10 hektar dan dana 100 juta untuk mewujudkannya. Kembali, pada awal berdirinya, SDM dosen dari Malang masih dibutuhkan untuk mengawalnya”, demikian Imbuh Djoko Purwanto yang kemudian diamini oleh Ismed, yang mewakili Universitas Widyagama Mahakam Samarinda pada kesempatan itu. Dibawah naungan Yayasan Pembina Pendidikan Mahakam Samarinda dengan Ketua H. Ismail Barackbah, SE, MM, Universitas Widyagama Mahakam Samarinda saat ini dipimpin oleh Rektor Prof. Dr. H. Abd. Rachim AF, SE, MSi. “Salah satu alumni Universitas Widyagama Mahakam Samarinda, yang dulu adalah warga tidak mampu, saat ini berhasil menduduki jabatan tertinggi di pemerintahan kota di Samarinda, sebagai walikota,” tambah Ismet dengan bangga.

IMG_9559Tertuang dalam MoU antara ketiga Widyagama tersebut adalah kegiatan terkait dengan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bagi para dosennya, juga terkait dengan sharing penyelenggaraan lembaga. Universitas Widyagama Malang sebagai yang tertua diharapkan terus memberikan masukan sesuai dengan pengalaman-pengalamannya, sementara itu STIE Widyagama Lumajang dan Universitas Widyagama Mahakam Samarinda sebagai yang lebih muda bukan tidak mungkin memiliki manuver-manuver baru untuk mengembangkan lembaga secara kuantitas maupun kualitas. Saling berbagi pengalaman inilah yang diharapkan menindaklanjuti penandatanganan MoU pada hari itu.

IMG_9639Acara yang berlangsung dengan gayeng tersebut diakhiri dengan penyerahan vindera mata diantara ketiganya dan foto bersama. Tidak lupa pula, sebagai penghargaan kepada H. Suwandi (alm) atas jasa-jasanya, kepada yang hadir pada saat itu (para wakil rektor dan para dekan di lingkungan UWG Malang),

Djoko Purwanto mengajak untuk mengirimkan bacaan Suratul Fatihah, tentunya dengan doa agar almarhum mendapat tempat terhormat di sisi Allah SWT, sebagaimana amal dan ibadah yang telah dilakukan oleh beliau.

Berita Terbaru UWG