FP UWG Gandeng LSP Pertanian, Adakan Ujian Sertifikasi Kompetensi

oleh | Sep 4, 2017 | Berita | 0 Komentar

(UWG, 4/9/2017). Bertempat di Gedung H-4 Kampus III Universitas Widyagama Malang, Fakultas Pertanian menyelenggarakan Ujian Sertifikasi Kompetensi Agriculture, Hortikultura, Penangkar Bibit Sayuran dan Pengolahan Roti. Pada hari ini Senin, 4 September 2017, Dekan Fakultas Pertanian (Dr. Evi Nurifah Julitasari, SP.,MP.) membuka secara resmi kegiatan Ujian Sertifikasi  Kompetensi Pertanian yang diikuti oleh 40 orang peserta (dari Mahasiswa Fakultas Pertanian UWG, Universitas Brawijaya Malang dan Jember).  Turut serta hadir dalam pembukaan yakni Ibu Dr. Adya Hermawati, SE.,MM. (Ketua BPM), dan Ketua LSP UWG yakni Ibu Dra. Wiwin Purnomowati, MSi. Menurut Evi Nurifah, kegiatan ini penting dilaksanakan dan akan dilanjutkan pada periode berikutnya dimana Fakultas Pertanian sebagai Tempat Ujian Kompetensi (TUK) bekerja sama dengan LSP Pertanian Nasional. Melalui kegiatan Ujian Sertifikasi Kompetensi ini nantinya akan sangat bermanfaat bagi peserta (lulusan dari Fakultas Pertanian) yang mengikuti Ujian Kompetensi Pertanian ini akan mendapatkan SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijasah) berupa Sertifikat Kompetensi Pertanian dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian Nasional dan diakui oleh BNSP.

Nantinya saudara sekalian yang lulus dalam uji kompetensi dengan skema Agricultura, Hortikultura, Penangkaran Bibit Sayuran dan Pengolahan Roti akan mendapatkan Sertifikat berlogo Garuda Emas dari BNSP Pertanian dan diakui Nasional. Kegiatan ini nanti secara langsung akan diassestment dari pakar yang telah tersertifikasi yakni dari Bapak Ir. Bambang Triwibowo dan bapak Arief dari LSP Pertanian Nasional dan asesor internal dari Fakultas Pertanian (Ibu. Ir. Enny Sumaryati, MP., Ibu Dr. Ir. Suslam Pratamaningtyas, MP., dan Ibu Dr. Ir. Tri Wardhani, MP.) dimana beliau semua juga telah memperoleh sertifikasi sebagai asesor bidang pertanian.

Tentu ini sangat membahagiakan bagi kita terutama bagi mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Widyagama Malang, bahwa nanti disamping anda mendapat ijasah formal sebagai “Sarjana Pertanian” juga akan mendapatkan SKPI berupa Sertifikasi Kompetensi bidang pertanian dengan skema yang anda pilih. Sebagaimana pengalaman kami yang berkunjung ke Jepang beberapa waktu lalu bahwa semua produk dan jasa nantinya harus memiliki sertifikasi, jika tidak ada label sertifikasi maka produk dan jasa tersebut tidak akan laku, itu yang sudah diterapkan di negara-negara tersebut. (demikian tutur Evi Nurifah).

Selanjutnya sambutan dari bapak Ir. Bambang Triwibowo dari LSP Pertanian Nasional, juga menyampaikan bahwa; kepada seluruh peserta Ujian Sertifikasi Kompetensi Pertanian ini nantinya akan mendapatkan nilai tambah tersendiri bagi anda setelah lulus menjadi Sarjana, anda tidak akan bingung lagi mencari / melamar pekerjaan, karena anda sudah memiliki sertifikasi yang menyatakan bahwa anda ahli dibidang pertanian yang diakui secara Nasional. Kami mewakili BNSP dan LSP Pertanian Nasional dimana kami punya kode “097” nantinya dengan dibantu para asesor akan menguji kompetensi masing-masing peserta dengan penilaian “K” atau “BK”, nilai K artinya; “Kompeten”, dan BK artinya; “Belum Kompeten”, jadi anda tidak terlalu pusing dengan materi ujian seperti anda mengerjakan soal-soal ujian masuk pegawai negeri atau ujian masuk perguruan tinggi, namun penilaian berdasarkan Kompeten atau Tidak anda nantinya setelah mengikuti rangkaian ujian tersebut dari awal sampai akhir sebagai seorang ahli dibidang pertanian. LSP Pertanian ini cukup banyak jumlahnya, namun untuk menghindari persaingan BNSP menetapkan ukuran uji kompetensi dengan jumlah yang sama, misalnya 3 unit uji kompetensi, berarti semua penyelenggara LSP Pertanian sama yakni ada 3 unit. (tutur Bambang, dari LSP Pertanian)

Selanjutnya usai acara seremonial pembukaan Ujian Sertifikasi Kompetensi, seluruh peserta memasuki ruangan masing-masing sesuai skema yang diikuti dalam Uji Kompetensi. Kegiatan Ujian Sertifikasi Kompetensi Pertanian ini akan berlangsung hingga tanggal 9 September 2017 mendatang. Selamat dan sukses semoga seluruh peserta Ujian Sertifikasi Kompetensi, LSP Pertanian dapat berhasil lulus semua. (san/pip)

 

 

Berita Terbaru UWG