(UWG, 19/10/2017). “Negara dalam cengkeraman pengusaha”, demikian tema yang diangkat BEM FH UWG pada dialog Kemisan pada 19 Oktober 2017 kemarin. Tema yang sangat fenomenal.
Tema ini sengaja diangkat karena beberapa pengamat menyebutkan bahwa saat ini Indonesia tengah dipeluk dan diselimuti oleh pengusaha-pengusaha yang bertendensi kepada kapitalisme dalam berbagai aspek. Dan celakanya, tidak ada geliat yang nampak. Apakah ini berarti bahwa Indonesia juga merasa nyaman dalam kondisi yang demikian. Tanda tanya besar yang harus segera berjawab.
Atas dasar pemikiran inilah, maka agenda rutin diskusi kemisan digelar ditempat yang sama, dibawah joglo Kampus III UWG, seperti minggu-minggu sebelumnya. Diskusi ini berupaya membaca situasi republik ini dalam perspektif keilmuan guna memberikan pencerahan dan nuansa baru kajian ilmu pengetahuan.
Dekan FH UWG, Dr. Purnawan “Pupung” Dwikora Negara, SH MH, sangat mendukung agenda mingguan BEM FH ini. “Dunia akademik harus dinamis, dan FH UWG harus lebih dinamis melalui berbagai kegiatan dosen dan mahasiswanya, ” demikian Pupung memberikan tekanan.
Acara yang digelar lesehan dengan pemantik Abdurrahman Sofyan (Intrans Institute), Aris Faudin (Direktur Nawakalam) dan Reza Fahmi Triastuti (Kabid Keorganisasian BEM FH UWG) ini berlangsung sangat gayeng karena semua peserta diberi kebebasan untuk berpendapat, dan kesempatan tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh para peserta yang terdiri dari semua mahasiswa dan dosen FH UWG. (san/pip/red:rh)



