(UWG, 24/01/2018). Ditengah kesibukan para dosen dengan laporan kinerjanya, dan kesibukan fakultas mempersiapkan perkuliahan semester genap 2017-2018, FP UWG menerima kunjungan direktris UKM produk pertanian dari Kota Buaya, Sabtu 24 Januari 2018.
Bertempat di Ruang Dekan FP, Lusia Indreswari, sang direktris yang konsen pada usaha kecil menengah ini, diterima Dr. Evi Nurifah Julitasari, SP, MP, Dekan Fakultas Pertanian, yang pada kesempatan tersebut didampingi oleh Dr. Ir. Moh. Su’i, MP dan seorang alumni, Bagus Krisna Widodo, SP. Lusi, demikian sang direktris tersebut biasa dipanggil, menyampaikan keluhannya terkait dengan pendeknya masa simpan produk pertanian hasil olahan para UKM dibawah binaannya, yang berakibat pada ditolaknya produk olahan tersebut masuk pasar yang lebih besar. Kunjungan ke FP UWG bertujuan untuk berdiskusi terkait dengan teknologi pengolahan hasil pertanian yang berdaya simpan lebih lama.
Moh. Su’i, pakar teknologi pangan FP UWG menjelaskan bahwa pendeknya daya simpan produk olahan tersebut bisa jadi disebabkan karena proses pengolahan yang kurang tepat, atau bisa juga dampak dari pengemasan yang tidak sempurna. “Sedikit saja terdapat celah pada kemasan, maka jamur akan mudah masuk melalui udara dan ini menyebabkan produk tidak bertahan lama,” demikian M. Su’i menambahkan.
Kunjungan ini membuka peluang kerja sama sebagai bagian dari tri dharma perguruan tinggi FP UWG. Kunjungan ini akan segera ditindak lanjuti dengan kunjungan balasan ke Surabaya, untuk lebih memastikan bentuk kerjasama yang dapat dilakukan oleh kedua organisasi.
Membuat dan memperluas jejaring  serta bermitra dengan pelaku usaha di lapang merupakan bagian dari pengabdian lembaga pendidikan yang berlokasi di Jl. Taman Borobudur Indah Malang ini. Sebagai Kampus Inovasi, sudah menjadi kewajiban FP UWG untuk mendiseminasi hasil penelitian yang telah dilakukan kepada masyarakat. (san/pip/red:rh)



