FH UWG GELAR WORKSHOP DAN SHARING MENEMBUS JURNAL ILMIAH TERINDEKS INTERNASIONAL BEREPUTASI

oleh | Feb 9, 2018 | Berita | 0 Komentar

Melakukan penelitian sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kewajiban seorang dosen. Kewajiban meneliti ini diikuti dengan kewajiban mempublikasikan hasil penelitian tersebut agar dapat diakses oleh profesional lain dan memiliki potensi efek pada komunitas ilmiah yang lebih besar. 

Belakangan ini, kewajiban publikasi ilmiah ini semakin ditingkatkan statusnya menjadi publikasi pada jurnal ilmiah terindeks internasional bereputasi. Tidak saja bagi peneliti, tapi juga bagi dosen yang studi lanjut program doktor dan dosen yang menginginkan kenaikan jabatan fungsional. Untuk memenuhi kebutuhan ini, maka pada Rabu,  7 Pebruari 2018, Fakultas Hukum Universitas Widyagama Malang mengundang Dr. Edy Lisdiyono, SH, MHum untuk sharing bagaimana menembus jurnal ilmiah terindeks internasional bereputasi.

Dosen yang juga Dekan Fakultas Hukum Untag Semarang ini tiba di Kampus Inovasi Universitas Widyagama Malang dan terlebih dahulu diterima Rektor UWG,  Prof. Dr. Ir. Iwan Nugroho, MS.  Dalam silaturahmi penerimaan ini, Guru Besar kedua dari UWG ini titip pesan kepada Edy untuk memotivasi peserta agar tergerak untuk mulai berselancar di dunia publikasi internasional ini.

Workshop dan Sharing Menembus Jurnal Ilmiah Terindeks Internasional Bereputasi ini diselenggarakan di Ruang P2K Kampus II UWG dengan peserta para dosen, baik dari internal UWG maupun dari kalangan eksternal. Pada sambutan pembukaannya, Dekan Fakultas Hukum UWG,  Dr. Purnawan D Negara, SH, MH menyampaikan harapannya bahwa dari workshop dan sharing ini peserta bukan hanya mampu menembus jurnal ilmiah terindeks internasional bereputasi saja, tetapi lebih dari itu ada yang mengusulkan kenaikan jabatan fungsionalnya, ke lektor kepala dan guru besar.

Beberapa penekanan yang disampaikan Edy dalam paparannya antara lain bahwa hampir seluruh jurnal ilmiah internasional berformat IMRaD (Introduction, Methods, Results and Discussion). “Penggunaan bahasa merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki. Pilar sebuah tulisan ilmiah adalah kemampuan menggambarkan gagasan, prosedur dan hasil penelitian secara akurat: hindari terminologi yang kabur, gunakan kalimat-kalimat pendek, hindari plagiarisme.” Edy juga menambahkan bahwa kemampuan Bahasa Inggris perlu mendapat perhatian. “Tulisan yang bagus dalam Bahasa Inggris itu sulit, bahkan bagi orang Inggris itu sendiri, ” imbuhnya tanpa bermaksud menurunkan semangat. Solusi yang diberikan untuk itu adalah berkonsultasi dengan ahli yang relevan untuk mendapatkan panduan tentang konvensi penulisan Bahasa Inggris.

Pada kesempatan tersebut Edy juga memberikan trik bagaimana mencari jurnal ilmiah terindeks internasional Scopus atau Thomson Reuters. Acara gayeng yang berlangsung hampir 3 jam tersebut benar-benar menarik terbukti dengan cukup banyaknya diskusi yang terjadi setelah paparan usai.

Sebelum acara pokok workshop dan sharing, terlebih dahulu dilakukan penandatanganan Berita Acara Tindak Lanjut Pelaksanaan Kerjasama (MoU) dibidang tri dharma perguruan tinggi antara Fakultas Hukum UWG Malang dan Fakultas Hukum Untag Semarang. Workshop dan sharing ini adalah implementasi MoU antara kedua Fakultas Hukum ini yang sudah ditandatangani beberapa waktu sebelumnya di Untag Semarang. Sebagai penutup acara, dilakukan pemberian cinderamata oleh Dekan FH UWG Malang kepada narasumber, Dr. Edy Lisdiyono, SH, MHum. (san/pip/red:rh)

 

Berita Terbaru UWG