Ade Brilianni Agustia, namanya. Aremania mungil berkerudung kelahiran Agustus ini, tanggal 24 Februari 2018 kemarin dinobatkan sebagai salah satu mahasiswa berprestasi, dan mendapatkan penghargaan pada peringatan Dies Natalis ke -46 UWG. Â Â
Putri pasangan Zahrul Anam Wahyudi dan Sulasmi ini bergabung dengan Kampus Inovasi Universitas Widyagama Malang pada tahun 2014 dan mengambil Program Studi Teknik Industri pada Fakultas Teknik. Disamping prestasi akademiknya dengan Indeks Prestasi Semester (lPS) rata-rata di atas 3.5, peraih Juara Harapan l Acoustic Jazz Cover Contest “Jazz Phoria” 2016 ini merasa bahwa aktifitas non akademiknya yang segudang menuntunnya meraih predikat Mahasiswa Berprestasi di fakultasnya. Dua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) diikutinya yaitu UKM Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) dan UKM Paduan Suara Mahasiswa (PSM). Disamping itu, Ade, panggilan sehari-harinya, juga aktif pada organisasi kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI). Bersama UKM PSMnya, Asisten Laboratorium beberapa mata kuliah teknik industri ini pernah pula mengikuti Lomba Vokal Group Peksiminal (Pekan Seni Mahasiswa Regional Jawa Timur) tahun 2016 dan tahun 2017 kemarin aktifitasnya di UKM PKM mengantarnya menjadi salah satu penerima hibah PKM DIKTI.
Meskipun ada kebanggaan yang tidak dapat ditutupi saat mendengar berita menggembirakan ini, dara hitam manis yang kerap menjadi pemandu lagu pada beberapa kegiatan di kampus ini bertekad: “Saya harus terus mengasah kemampuan untuk menambah pengalaman dibidang akademik maupun non akademik. Kesempatan yang tersisa ini akan saya manfaatkan secara maksimal untuk mengumpulkan bekal akademik dan pengalaman kultural agar kedepan saya dapat terjun ke masyarakat dan menjadi kebanggaan orangtua dan almamater.”
Saat ditemui penulis usai menerima penghargaan dari Rektor UWG, Prof. Dr. Ir. Iwan Nugroho, MS, Ade berpesan kepada yuniornya agar tidak hanya terlena menuntut ilmu dibidang masing-masing saja, tetapi juga harus aktif berorganisasi. “Lembaga ini memiliki 39 UKM yang akan banyak membantu mahasiswa mengasah kreatifitas, berfikir kritis dan sistematis, serta mempertajam bakat dan jiwa kepemimpinannya. Fasilitas ini jangan disia-siakan, ” demikian Ade mengakhiri pesannya. (san/pip/red:rh)



