(UWG, 5/03/2018). Mengawali masa kerja Bulan Maret 2018, Fakultas Ekonomi Universitas Widyagama Malang (FE UWG) melakukan studi banding ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FEB UMY)
Rombong FE UWG berjumlah 15 orang dosen, terdiri dari para pejabat struktural fakultas dan perwakilan dosen, dan dipimpin langsung oleh dekan, Dr. HM Sodik, SE, MSi. Rombongan disambut hangat oleh Dekan FEB UMY beserta jajarannya.
“Tujuan studi banding ini adalah mendapatkan informasi tambahan dalam rangka penyusunan kurikulum berbasis KKNI dan pengelolaan laboratorium,” demikian Dekan FE UWG menyampaikan maksud dan tujuan kunjungannya. Sodik juga menambahkan bahwa dalam rangka perubahan kurikulum, beberapa hal harus dilakukan. “Studi banding dilakukan agar mendapatkan kurikulum yang tepat. Komunikasi dengan user dan alumni bertujuan untuk mendapatkan informasi terkait dengan kebutuhan user dan kemanfaatan kurikulum dalam dunia kerja,” imbuh Sodik.
Dalam sambutan penerimaannya, Dekan FEB UMY Dr. Rizal Yahya menyampaikan profil FEB UMY dan berbagai keberhasilan yang telah diraih, antara lain penyelenggaraan international conference di setiap jurusan, kewajiban publikasi ilmiah bagi setiap dosen di jurnal yang bereputasi, capaian mahasiswa UMY, serta kegiatan kewirausahaan untuk meningkatkan penerimaan diluar SPP.
Paparan kurikulum yang dipandu oleh ketua tim kurikulum UMY, menampilkan proses penyusunan kurikulum di UMY yang dimulai tracer studi, identifikasi kebutuhan pengguna, penentuan profil lulusan sesuai dengan visi dan misi fakultas, dilanjutkan dengan pembagian rumpun utama dan rumpun pendukung, serta mata kuliah pilihan.
Ketua Program Studi Akuntansi Dr. Ana Sopanah menanggapi paparan tersebut dengan menyampaikan bahwa proses penyusunan kurikulum FE UWG tidak jauh beda dengan apa yang dilakukan oleh UMY. “Bedanya pada proses pemilihan mata kuliah pilihan. Di UWG matakuliah pilihan ditempuh disemester akhir dan 3 mata kuliah yang dipilih harus sesuai dengan minat yang dipilih oleh para mahasiswa,” jelas Ana.
Selain sharing terkait dengan kurikulum, dalam kunjungan tersebut dibahas pula tentang pengelolaan laboratorium yang dipandu oleh koordinator laboratorium.
Acara berakhir dengan tukar menukar cinderamata dan foto bersama. (san/pip/red:rh)



