Inilah tema yang diusung Wigapala (Widyagama Pecinta Alam) pada acara bakti sosial dalam rangka ikut memperingati Hari Bumi pada 22 April 2018 kemarin. Aksi bersih-bersih yang dilakukan oleh UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Kampus Inovasi Universitas Widyagama ini menyasar sepanjang Kali Bangau hingga Kali Brantas di wilayah Bunulrejo Kota Malang.
Aksi bersih-bersih ini dilakukan atas dasar kesadaran pentingnya menjaga kebersihan sungai, yang selama ini nyaris menjadi TPA (tempat pembuangan akhir) bagi masyarakat sekitar. Tidak cukup dengan tindakan nyata membersihkan semua sampah yang ada di sungai dan sekitarnya, UKM Wigapala juga melakukan sosialisasi dampak pembuangan sampah di sungai.
Warek lll UWG Dr. Agus Tugas Sudjianto, ST, MT selaku pembina bidang kemahasiswaan yang ikut terjun langsung mendampingi para mahasiswa menyampaikan bahwa target sasaran sosialisasi ini bukan para orang dewasa, akan tetapi justru anak-anak usia sekolah dasar yang ada di sekitar aliran sungai tersebut. “Pendidikan sejak dini yang harus disampaikan kepada anak-anak bukan hanya pendidikan formal saja, tetapi pendidikan dalam arti luas, termasuk di dalamnya bagaimana menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Harapannya, dua hal ini kemudian menjadi bagian dari perilaku mereka sehari-hari hingga mereka dewasa”.
Tidak hanya diajak membersihkan daerah sekitar sungai terutama dari sampah-sampah plastik yang tidak dapat terurai, anak-anak juga diberikan pelatihan bagaimana memanfaatkan sampah dengan berbagai kreasi sederhana.
Acara yang dikemas dalam kegiatan bermain di alam terbuka ini disambut antusias oleh para peserta yang terdiri dari anak-anak usia kelas 4-6 sekolah dasar ini. ” Sungai adalah destinasi wisata yang cukup mengasyikkan bila kita mampu memahaminya. Oleh karena itu kita harus memperkenalkan sejak dini kepada anak-anak. Dengan upaya ini diharapkan tumbuh rasa memiliki terhadap kekayaan alam ini yang pada giliran selanjutnya rasa memiliki ini kemudian menumbuhkan rasa ikut menjaga kebersihan dan kelestariannya,” demikian ungkap salah satu anggota Wigapala yang masa kecilnya dihabiskan dengan bermain di sungai. (san/pip/red:rh)



