Bangga. Itu yang dirasakan oleh dua mahasiswa Kampus Inovasi Universitas Widyagama Malang saat mengetahui bahwa mereka adalah dua dari delapan mahasiswa Fakultas Teknik yang terpilih untuk program Students Exchange ke Universiti Tun Hussein Onn Malaysia. Keduanya berasal dari Program Studi Teknik Sipil.
Rafiko Yahya, yang biasa dipanggil Rafi, awalnya merasa terkejut manakala mendengar bahwa kesempatan itu jatuh kepadanya. Alumni SMKN I Kota Madiun ini sempat ragu dengan kemampuan bahasa Inggris yang dimiliki dan biaya selama enam bulan di rantau nanti. Tapi apa yang dirasakan putra bungsu pasangan Kardi dan Siti Munawaroh yang asli Ngawi ini langsung pupus setelah tahu bahwa keluarga mendukung penuh kesempatan langka yang diperolehnya. Sambil melakukan persiapan yang lain menanti saat keberangkatan, Rofi bertekad akan memanfaatkan waktu yang ada untuk kursus Bahasa Inggris sebagai bekal komunikasi utama di Malaysia nanti.
Beda lagi yang dirasakan oleh Rizaldin Darajad, alumni MAN Ketapang Kalimantan Barat ini. Saat Rizal, begitu pemuda berkacamata ini biasa dipanggil, mengetahui bahwa ada dua diantara teman seangkatannya yang ditunjuk oleh dosennya untuk mengikuti program ini, yang terpikir olehnya adalah: “Andai saya yang mendapat kesempatan ini…..”. Tetapi begitu Rizal tahu bahwa dua temannya tersebut tidak bisa berangkat karena berbagai pertimbangan, maka majulah ia untuk mendaftarkan diri dan: “Alhamdulillah saya diterima. Tetapi kegembiraan ini sempat terputus karena pada awalnya keluarga tidak mendukung. Alasan utama adalah finansial… “, ceritanya kepada Tim Pilar. Setelah diceritakan panjang lebar tentang bagaimana nanti pelaksanaan program ini, sang ibu Susi Herawati akhirnya merestuinya.
Mengisi waktu sebelum jadual keberangkatan, Rizal bertekad akan mencari informasi sebanyak-banyak akan daerah baru yang nantinya menjadi tempat tinggalnya, termasuk kemungkinan dia dapat memanfaatkan sebagian waktunya untuk bekerja, agar orangtua tunggalnya tidak terbebani.
Sebagaimana diketahui, Universitas Widyagama Malang melalui Fakultas Teknik, beberapa waktu yang lalu telah menandatangani naskah kerjasama yang salah satu implementasinya adalah Students Exchange. Kali pertama akan dikirim delapan mahasiswa dari Fakultas Teknik yang terdiri dari lima mahasiswi dan tiga mahasiswa, dari lima program studi yang ada. Tujuh diantara mereka saat ini berada pada semester enam sementara satu mahasiswa ada pada semester dua. (san/pip/red:rh)



