INOVASI FISH GRINDER SEMI OTOMATIS DARI UWG UNTUK UKM DESA BALEARJOSARI

oleh | Sep 27, 2018 | Berita | 0 Komentar

Konsumsi daging putih (ikan) menjadi terobosan pemerintah dalam upaya perbaikan dan peningkatan mutu gizi masyarakat. Mengkonsumsi protein hewani daging putih belum banyak diminati masyarakat karena kendala pengolahannya. Pertimbangan ini menjadi dasar kegiatan pengabdian masyarakat Dra. Wahju Wulandari, MM yang kemudian menggandeng mitra UKM siomay salju “Doa Mama”.

Ratna, pemilik usaha kuliner di Desa Balearjosari ini, berkreasi mengolah ikan tengiri sebagai bahan baku industri rumah tangganya yaitu siomay. Selama ini proses produksi terkendala dengan lamanya proses pemisahan daging dari duri ikan tenggiri yang menjadi bahan baku industrinya.

Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) hibah DRPM Kemenristek Dikti, Wahju memberikan inovasi mesin giling ikan (fish grinder) semi otomatis untuk mengefisienkan sisi waktu proses pengolahan ikan tenggiri.

Pemberdayaan yang dilakukan oleh Sekretaris LPPM UWG ini ditanggapi dengan sangat positif oleh mitra. Bersama anggota pelaksana Dr. H. M. Sodik, SE, MSi, pemberdayaan Kampus Inovasi ini dinilai sangat bermanfaat oleh mitra, karena terbukti efisien dari sisi waktu dan biaya serta higienitas produksi dapat dipertanggungjawabkan.

“Olahan ikan menjadi kuliner yang menarik ini diharapkan dapat meningkatkan minat konsumsi masyarakat yang pada giliran selanjutnya diharapkan mutu konsumsi pangan masyarakat meningkat,” harap Wulan yang diamini oleh Ratna. (san/pip/red:rh)

 

Berita Terbaru UWG