(UWG,12/01/2019). Hall Widya Graha Kampus II Universitas Widyagama Malang, pada Sabtu Pahing 12 Januari 2019 di akhir masa kegiatan UAS (Ujian Akhir Semester Genap), Fakultas Ekonomi UWG menyelenggarakan Kuliah Tamu bertajuk “PENINGKATAN KOMPETENSI METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF”, dengan menghadirkan pembicara tunggal yakni Prof. Dr. Augusty Tae Ferdinand, DBA. (dari Universitas Diponegoro Semarang). Beliau adalah pakar di bidang Metodologi Penelitian Kuantitatif, dengan buku-buku risetnya yang banyak di citasi (sejumlah 6386 citasi).
Sebagai ketua pelaksana dalam kegiatan tersebut yakni bapak Dr. Survival, SE.,MM., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin dari Fakultas Ekonomi program studi Manajemen Universitas Widyagama Malang. Kegiatan Kuliah Tamu ini dihadiri seluruh mahasiswa S1, S2 dan S3, selain dari mahasiswa S1 dan S2 Universitas Widyagama Malang juga ada peneliti dari Program Doktor yang Universitas Lain, ada yang dari Palangkaraya, Denpasar, Tulungagung, Banyuwangi, Surabaya dan Malang. Berharap kegiatan kuliah tamu dengan menghadirkan pakar di bidang metodologi penelitian kuantitatif yakni bapak Prof. AGF ini dapat memberikan manfaat dalam rangka meningkatkan kualitas hasil riset produk mahasiswa UWG baik yang Strata 1 (S1) dan Strata 2 (S2) yang lebih baik lagi. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas hasil-hasil riset kami sehingga memiliki kualitas hasil riset yang dapat diperhitungkan / diakui di junal-jurnal riset ilmu manajemen baik nasional maupun internasional. Kehadiran Prof AGF ke Kampus INOVASI Universitas Widyagama Malang, sangat kami apresiasi, terbukti banyaknya peserta yang menanyakan tentang buku hasil karya beliau (Prof. AGF) kepada kami panitia. Mudah-mudahan dalam Kuliah Tamu “4 Jam Bersama Prof. Augusty Tae Ferdinand, DBA., dalam diskusi tentang PENINGKATAN KOMPETENSI METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF”, dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kita semua. (demikian kata Survival, ketua Panitia)
Selanjutnya sambutan dari Kaprodi Manajemen yakni ibu Dra. Dharmayanti Prihandini, MM., yang menyampaikan bahwa kami sangat berterima kasih atas kehadiran Prof. AGF yang berkenan hadir di Kampus kami Universitas Widyagama Malang sehingga dapat bertatap muka langsung dengan beliau. Pada kesempatan ini dalam acara Kuliah Tamu bertemakan “Peningkatan Kompetensi Metodologi Penelitian Kuantitatif”, kami sampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang hadir dari luar kota untuk mendengarkan langsung sekaligus belajar tentang Metodologi Penelitian Kuantitatif dengan pakarnya langsung yakni bapak Prof. AGF pada pagi hari yang cerah ini di kampus UWG. Semoga apa yang disampaikan beliau nantinya bisa menjadi bahan referensi bagi kita untuk meningkatkan mutu/kualitas hasil penelitian kita, khususnya di prodi Manajemen dan Fakultas Ekonomi UWG umumnya.
Kata sambutan ketiga disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. H.M. Sodik, MSi., beliau sangat mengapresiasi kepada Prof. AGF yang ditengah-tengah kesibukan beliau, dapat menghadiri undangan kami yang sedianya dilaksanakan beberapa bulan yang lalu, dan baru kali ini di awal tahun 2019 bulan januari akhirnya beliau bersedia hadir ditengah-tengah kita di Kampus INOVASI Universitas Widya Gama Malang. Apresiasi setinggi-tinggi kami ucapkan kepada Prof AGF dan seluruh panitia serta hadirin peserta yang hadir di ruangan ini.
Mewakili pimpingan Universitas Widyagama Malang, Wakil Rektor III (bapak Dr. Agus Tugas,ST.,MT.,) dalam sambutan singkatnya beliau menyampaikan salam dari bapak Rektor UWG (Prof. Dr. Ir. H. Iwan Nugroho, MS.) yang tidak bisa hadir ditengah-tengah kita karena ada kesibukan di Universitas Brawijaya Malang pada pagi hari ini. Agus Tugas menyampaikan bahwa; kegiatan Kuliah Tamu dengan menghadirkan pakar peneliti dari Universitas Diponegoro Semarang yakni bapak Prof. Dr. Augusty Tae Ferdinand, DBA., atau yang familier dengan panggilan Prof AGF, kami sampaikan apresiasinya mewakili seluruh pimpinan UWG bahwa kehadiran beliau sangat berarti bagi kami, permohonan maaf disampaikan karena tidak bisa bertemu langsung dengan pimpinan UWG (rektor) dan wakil rektor I dan wakil rekto II (yang sedang melaksanakan ibadah UMROH di tanah suci). Agus tugas menyampaikan bahwa; sebuah riset inovatif terus berkembang pesat, seperti dicontohkan apa yang dilakukan oleh PT. Samsung, yang dulu hanya memproduksi peralatan rumah tangga (mesin cuci dll). PT. Samsung terus melakukan riset dan inovasi dengan menciptakan teknologi android, dan itu bisa membuat NOKIA mengalami kebangkrutan. Jadi itulah dengan satu riset yang inovatif, betapa dasyatnya hasil riset tersebut. Sehingga seperti hari ini Program Studi Manajemen menyelenggarakan kuliah tamu tentang Metodologi Penelitian Kuantitatif ini sangat kami apresiasi dengan menghadirkan langsung beliau seorang pakar di bidang penelitian kuantitatif yakni Prof AGF dari UNDIP, semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi kita semua. Hasil riset ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing bangsa, seperti kita ketahui bersama bahwa Indonesia dibidang riset diakui rangking 87 dunia. (demikian kata sambutan Agus Tugas, Wakil Rektor III).
Selanjuta usai pemberian cindera mata dan foto bersama, tibalah saatnya Prof. Dr. Augusty Tae Ferdinand, DBA. (Prof AGF), menyampaikan materi dihadapan hadirin peserta Kuliah Tamu tentang Peningkatan Kompetensi Metodologi Penelitian Kuantitatif.
Prof. AGF diawal pembicaraannya menyampaikan kepada hadirin baik dosen maupun mahasiswa yang hadir di ruangan bahwa; ada yang keliru dengan cara dosen maupun mahasiswa dalam mengajukan penelitian skripsi kepada dosen pembimbing yang dilakukan beberapa tahun yang lalu, mudah-mudahan ini saya umpamakan di kampus kami saja ya di UNDIP sana. (kata Prof. AGF dalam guyonannya). Bahwa seorang mahasiswa yang akan melaksanakan penelitian skripsi atau thesis diminta memberikan 3 judul atau lebih kepada dosen pembimbingnya, ini menurut saya; gimana ya… wong belum diketahui permasalahannya kok sudah harus memberikan 3 judul atau lebih …. Tentu ini menurut saya tidak pas., kami tidak menyalahkan dosen atau mahasiswa, ini lah yang harus kita ketahui bahwa hasil riset-riset dosen dan mahasiswa setelah dikirim ke jurnal internasional mereka banyak yang di tolak.
Hari ini akan saya share buku-buku saya kepada kalian semua para mahasiswa baik yang S1, yang sedang S2 dan S3, agar tidak ngawur dalam menulis metodologi penelitian. “…..” saya contohkan seperti ini: “dari mana kita akan memulai dalam penelitian…? Tentu ya dari Masalah, permasalahan yang didiskusikan dan diketahui.
Jadi jangan kayak jaman dulu, ketika mahasiswa akan skripsi disuruh melihat di meja ruang tata usaha fakultas yang disana terpampang nama-nama judul penelitian, kemudian mahasiswa suruh membuat judul yang tidak sama dengan seperti yang ada di meja tersebut. Ini yang salah, dan tidak boleh terjadi lagi di era sekarang, untuk menghasilkan riset / penelitian yang baik tentu berawal dari permasalahan. Setelah mahasiswa berdiskusi dengan dosen pembimbing, dengan menyampaikan permasalahan yang ada, kemudian ditentukan metodologinya dan baru ditentukan judul penelitiannya. Jadi jangan kebalik; bawa judul baru merumuskan permasalahan….” Dan seterusnya…seterusnya…dengan gayeng Prof. AGF menyampaikan materi dengan sangat gamblang, mudah dipahami oleh peserta tentang merangcang sebuah penelitian dengan metodologi kuantitatif yang benar.
Sukses kepada Fakultas Ekonomi UWG, semoga Kuliah Tamu Metologi Penelitian Kuantitatif dapat bermanfaat bagi pengembangan kualitas pendidikan dan pengajaran di UWG kedepannya. (san/pip)







