Sabtu, 21 Desember 2013 Universitas Widyagama Malang kembali menyelenggarakan Kuliah Umum dengan Tema “Kepemimpinan dan Entreprenuership” ala Abah Anton Walikota Malang”, yang dilaksanakan oleh P2K (Pusat Pengembangan Kewirausahaan) di Auditorium Kampus 3, Jl. Taman Borobudur Indah No.3 Malang. Ketua P2K Dra. Wiwin Purnomowati, M.Si, sengaja mengundang Walikota Malang (Abah Anton) sebagai pembicara utama dalam Kuliah Umum tersebut. Namun karena suatu hal sehubungan dengan kesibukan dan acara mendadak untuk menghadiri undangan Presiden RI berkaitan dengan penerimaan Penghargaan Kota Malang sebagai Kota Wisata yang dilaksanakan pada tanggal 21 Desember 2013 di Istana Negara. Dengan terpaksa Walikota Malang menyampaikan ketidakhadirannya dalam Kuliah Tamu ini, beliau memberikan mandate kepada Staf Ahli Bidang Ekonomi yaitu Ir. Bambang Suhariyadi untuk menggantikan Abah Anton sebagai pembicara kunci dalam Kuliah Tamu yang diselenggarakan oleh P2K Universitas Widyagama Malang. Acara kuliah tamu ini cukup mendapat antusias dari peserta, hal ini terbukti dengan penuhnya ruang Auditorium Kampus 3 UWG yang diikuti oleh lebih dari 150 peserta dari mahasiswa, dosen dan karyawan UWG. Walaupun ditandai dengan alpanya pembicara utama yaitu bapak Walikota Malang “Abah Anton” tetapi peserta tetap antusias mengikuti acara sampai selesai.
Dalam diskusi yang kuliah tamu tersebut, Pak Bambang menyampaikan visi dan misi Walikota Malang sebagai kota “Bermartabat” yaitu Bersih, Makmur, Adil. Religius, Toleran, Terkemuka, Aman, Berbudaya, Asri, dan Terdidik. Sebagaimana visi kota Malang yaitu “Tribina Cita” yang diarahkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat khususnya peduli pada “wong cilik”. Adapun misinya adalah menciptakan masyarakat yang makmur; Meningkatkan kualitas pelayanan public yang adil, terukur dan akuntabel; Mengembangkan potensi daerah yang berwawasan lingkungan dan berkesinambungan, adil dan ekonomis; Meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Malang sehingga dapat bersaing di era Global; Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat baik fisik maupun mental untuk menjadikan masyarakat yang produktif; Membangun kota Malang sebagai kota Wisata yang aman, Nyaman dan Berbudaya; Mendorong pelaku ekonomi sector informal dan UKM agar lebih produktif dan kompetitif; Mendorong produktivitas industri dan ekonomi berskala besar yang berdaya saing, Etis dan berwawasan lingkungan; Mengembangkan system transportasi terpadu dan infrastuktur yang nyaman untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sebagaimana prioritas pembangunan kota Malang 2013-2018 adalah Meningkatkan pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, penyediaan infrastruktur perkotaan yang layak, pengembangan pariwisata, pengembangan perekonomian masyarakat, reformasi birokrasi, peningkatan kemampuan keuangan daerah, pengembangan kerjasama dengan pihak ketiga. Walikota Malang (Abah Anton) menurut Bambang; mempunyai jiwa entreprenuer sehingga dapat melihat atau mencari peluang bagaimana cara meningkatkan keuangan daerah terutama sector pajak retribusi on line yang sudah mulai dioperasikan, sehingga yang biasanya rumah makan menyetorkan pajak penghasilan satu tahun sekali sekarang dengan pajak online rumah makan/restoran dapat langsung dipotong saat masyarakat yaitu konsumen selesai makan direstoran dan pajak langsung terbayarkan.
Bambang Suhariyadi memberikan apresiasi terhadap bapak Walikota yang sekarang, Abah Anton yang pandai dan jeli melihat peluang pendapatan daerah walaupun kecil seperti pajak retribusi yang telah diberlakukan secara online, dimana dengan system online ini dapat ditekan seminimal mungkin kecurangan pihak pengelola restoran dalam menyetorkan pajak ppn yang sudah terbayar oleh konsumen. Demikian secara gamblang dan jelas disampaikan oleh Ir. Bambang Hariri sebagai pembicara pengganti dalam Kuliah Tamu ini, semoga dapat bermanfaat bagi para Mahasiswa UWG dan peserta pada umumnya. (san/pip)



