FPUWG beri Penyuluhan Pertanian Organik

oleh | Feb 10, 2016 | Berita | 0 Komentar

IMG_5999

Dr. Ir. Ririen Prihandarini, MS. sedang menyampaikan materi penyuluhan

Selasa malam, (9/02) di desa Tlogosari kecamatan Tutur kabupaten Pasuruan tepatnya di lokasi KPM (Kuliah Pengabdian Masyarakat) mahasiswa kelompok II, berlangsung acara penyuluhan pertanian oleh tim dari Fakultas Pertanian Universitas Widyagama Malang kepada masyarakat di desa Tlogosari. Bertindak sebagai pembicara dalam acara penyuluhan yakni Ibu Dr. Ir. Ririen Prihandarini,MS., Ibu Ir. Enny Sumaryati, MP., dan bapak Yuni Agung Nugroho, SP.,MP., penyuluhan tentang pertanian organik yang diadakan oleh mahasiswa peserta KPM kelompok II diikuti oleh 30 orang dari warga desa Tlogosari Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan.

Materi penyuluhan tentang pertanian organik yang disampaikan oleh ibu Dr. Ir. Ririen Prihandarini, MS., sangat cocok dengan kondisi masyarakat desa Tlogosari yang sebagian besar adalah peternak sapi perah. Dengan memanfaatkan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi pupuk dan pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi biogas, diharapkan petani/peternak di desa setempat dapat menerapkan teknologi yang sangat sederhana dan dapat menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat desa Tlogosari. IMG_6013Ketersediaan kotoran ternak sapi (tletong) sangat melimpah, hal ini menjadi daya tarik bagi peserta penyuluhan yang hadir, dan dengan antusias mereka menginginkan untuk bisa dipraktekan secara langsung di lapang. Oleh pembicara (ibu Ririen); bisa dikoordinasikan dan nanti ada tim tenaga ahli yang akan membantu dalam setting peralatan dalam teknis pembuatan biogas. Ibu Ririen juga mengajak kepada masyarakat petani di desa Tlogosari untuk menerapkan pola pertanian organik, dengan memanfaatkan limbah organik untuk diolah menjadi pupuk / kompos dengan starter “Biotama 3” bisa mendekomposer kotoran ternak dan sampah menjadi pupuk organik. Pola pertanian organik jika ditekuni dengan baik dan benar, maka dapat menghasilkan produk pertanian (padi, sayur, palawija, dll) yang sehat dan menjanjikan, tanah dilahan pertanian menjadi lebih subur dibandingkan dengan menggunakan pupuk kimia yang dapat merusak tekstur tanah.

IMG_6022Menurut panitia pelaksana (Aida, mahasiswa FP), acara penyuluhan ini diadakan pada malam hari dikarenakan masyarakat di desa Tlogosari yang mayoritas pekerjaanya sebagai petani dan peternak sapi pada pagi hari hingga sore hari sibuk beraktivitas di lahan. Namun tidak mengurangi semangat acara ini, peserta yang hadir lumayan banyak dari undangan 50 peserta hadir sejumlah 30 orang. Peserta merasa puas dengan adanya penyuluhan dari Fakultas Pertanian Universitas Widyagama Malang, bahkan mereka meminta untuk bisa diadakan pelatihan kepada masyarakat petani/peternak di desa Tlogosari tentang teknologi pengolahan limbah kotoran ternak menjadi pupuk organik dan biogas. Peserta muda-muda dari kelompok karang taruna juga banyak yang hadir dan merasa penasaran dengan apa yang disampaikan oleh Ibu Ririen, bapak Yuni Agung dan Ibu Enny Sumaryati (pemateri) tentang pengetahuan pertanian organik, pola tanam dan pengolahan pangan. Keberadaan adik-adik mahasiswa peserta KPM di desa Tlogosari, telah banyak memberikan sumbangsih positif bagi masyarakat baik melalui transfer ilmu pengetahuan dalam bentuk penyuluhan telah dilakukan dengan baik dan lancar. IMG_6057Diakhir acara pemateri ibu Dr. Ir. Ririen Prihandarini, MS., memberikan / menyumbangkan buku karya teknologi tentang pertanian organik dibagikan kepada bapak-bapak peserta penyuluhan, semoga dengan buku tersebut dapat menambah wawasan pengetahuan tentang pengelolaan dan metode pertanian organik. (san/pip)

 

Berita Terbaru UWG