ADU KREASI LABU KUNING DI KAMPUS INOVASI

oleh | Mar 30, 2018 | Berita | 0 Komentar

(UWG,  30/03/2018). Kualifikasi seseorang di masyarakat tidak hanya ditentukan oleh IQ, EQ dan SQ saja. Tidak kalah pentingnya adalah CQ (Creativity Quotion).

Tantangan ini telah dilemparkan oleh HMJ THP FP UWG kepada para siswa SMK se Malang Raya, yaitu kreatifitas mengolah kudapan berbahan dasar labu kuning, dalam sebuah event bertajuk FESTIVAL FANART (Food ANd Art) yang diselenggarakan pada Jumat dan Sabtu, 30 dan 31 Maret 2018, bertempat di Kampus ll Universitas Widyagama Malang. 37 tim telah menjawab tantangan menarik ini, dan setelah melalui seleksi administrasi, 10 tim dipanggil untuk melakukan presentasi pada Jumat 30 Maret 2018, bertempat di Ruang P2K.

Dalam sambutan pembukaannya Dekan FP UWG menyampaikan bahwa tahun-tahun sebelumnya kampus ini mengundang peserta untuk beradu karya tulis, tetapi tahun ini untuk pertamakalinya peserta diajak beradu mengimplementasikan gagasannya dalam wujud yang lebih riil, dan salah satu point penilaian adalah display hasil kreasinya. Bertindak selaku dewan juri pada lomba ini adalah Ir. Enny Sumaryati, MP, Dr. Ir. Rita Hanafie, MP dan Zulfia Mahendrayana. Yang disebut terakhir adalah mahasiswa Prodi THP yang pernah meraih juara 3 Food Contest di UB dan juara 2 BITE Festival.

Berbagai kreasi kudapan dengan bahan dasar labu kuning dipresentasikan oleh 10 peserta, dalam kreasi muffin, puding, yoghurt, risol, cake, nugget, dan pie. Semuanya menarik. Presentasi hari ini akan melengkapi penilaian juri kepada peserta pada saat mereka mendisplay kreatifitasnya esok hari, Sabtu, 31 Maret 2018, di Hall Widya Graha.

Achmad Firdaus Abdillah, ketua panitia, menyampaikan bahwa disamping lomba kreasi kudapan berbahan dasar labu kuning, Festival FANART ini diisi juga dengan Dance Cover Competition, Flashmob, Selfie Contest dan Bazaar. (san/pip/red:rh)

 

Berita Terbaru UWG