KOORDINASI LIBATKAN SAMPAI LINI TERBAWAH

oleh | Apr 10, 2018 | Berita | 0 Komentar

(UWG, 10/04/2018). Itulah adalah harapan Mujahidin, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Fakultas Hukum, saat ditanya komentarnya terkait persiapan bindalwas dari Kopertis Wilayah VII tadi pagi Senin 9 April 2018 di Kampus Inovasi Universitas Widyagama Malang.

“Ini adalah rutinitas tahunan. Saya sudah beberapa kali ikut menyiapkan berkas-berkasnya, baik pada saat ini di Fakultas Hukum maupun sebelumnya saat saya masih di Program Pascasarjana. Akan tetapi dalam pelaksanaannya terus mengalami perkembangan. Apa yang menurut tahun lalu sudah cukup, ternyata tahun ini tidak seperti itu yang diminta…,” katanya seolah menyampaikan curhatnya. “Andai saya dilibatkan langsung pada saat koordinasi, mungkin akan lebih cepat persiapannya karena sayalah yang paling tau dimana berkas-berkas tersebut tersimpan,” lanjutnya.

Lain Mujahidin, lain pula tanggapan Sumartono, SP, alumni Fakultas Pertanian yang saat ini menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan ini. “Terkait dengan bagaimana saya harus mengelompokkan dan menyimpan berkas-berkas di bagian kemahasiswaan, saya banyak dibantu oleh BPM (Badan Penjaminan Mutu).” Ditambahkan pula oleh Boston (demikian Sumartono biasa dipanggil di kalangan mahasiswa): “Baru saja saya menyiapkan berkas-berkas data untuk penilaian Anugerah Kampus Unggulan (AKU) dan berkas-berkas yang diminta saat ini tidak jauh berbeda. Jadi saya tidak harus bekerja dari awal”.

Kedua orang ini, Mujahidin dan Sumartono, SP boleh jadi orang yang paling sibuk di bagian masing-masing. Di bagian kemahasiswaan, Kabag Kemahasiswaan, Abidah, SH, beberapa hari ini sedang dalam proses penyembuhan dari sakitnya, sehingga meskipun bisa masuk kantor, akan tetapi belum banyak yang dapat dikerjakan. Sementara itu, Mujahidin harus menjadi orang yang paling penting di fakultas pimpinan Dr. Purnawan DN, SH, MH, yang 90% anggotanya adalah para pria ini, karena tidak banyak para bapak yang perhatian terhadap berkas-berkas seperti yang dibutuhkan pada bindalwas ini, baik untuk kepentingan diri sendiri, apalagi untuk kepentingan lembaga.

Keduanya adalah yang pertama hadir di Ruang Rektorat ini dengan membawa setumpuk berkas, mengikuti jalannya pelaksanaan bindalwas meskipun tidak menjadi sasaran pertanyaan dan yang kembali sibuk dengan berkasnya manakala kegiatan bindalwas selesai. (san/pip/red:rh)

 

Berita Terbaru UWG