Wigapala Susur Sungai Bango Kota Malang

by | Oct 6, 2014 | Berita | 0 comments

wigapala - susur sungai bango kota malangMinggu, 5 Oktober 2014 sebanyak 12 orang Mahasiswa Pecinta Alam Widyagama Malang (WIGAPALA) menyusur sungai Bango anak sungai Brantas di kawasan Kota Malang terekam jelas di depan para mahasiswa Wigapala bagaimana perilaku buruk warga masyarakat yang membuang sampah domestik seperti sampah makanan, sampah plastik dan diapers. Menurutnya saat memasuki permukiman di Kota Malang mereta memantau masyarakat membuang sampah dengan sengaja. Terutama pada permukiman yang berada di bantaran sungai sangat padat sehingga menimbulkan masalah lingkungan. Untuk mengkampanyekan masyarakat tak membuang sampah ke sungai mereka (mahasiswa Wigapala) memasang dua Spanduk bertuliskan “TERIMA KASIH TAK MEMBUANG SAMPAH KE SUNGAI” di Jembatan Sulfat dan Jembatan Bunulrejo Kota Malang. Sementara itu Dewan Daerah Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Timur, Dr. Purnawan D. Negara, SH.,MHum menjelaskan jika sepanjang aliran sunga Brantas tercemar limbah. Sekitar 80 persen diantaranya adalah limbah domestik rumah tangga selebihnya limbah industri, rumah sakit, hotel dan restoran. Setelah masuk Mojokerto-Surabaya limbah industri mencapai 50 persen. Selebihnya limbah domestik, kata Purnawan yang juga pakar Hukum Universitas Widyagama Malang. (san/pip= dari PN-FH/5-10-2014)

Aktivitas Purnawan DN (Dewan Daerah Walhi Jatim) bersama Wigapala,

Wigapala dalam susur sungai Brantas bersama Purnawan DN (Dewan Daerah Walhi Jatim)

 

berikut berita selengkapnya

Berita Terbaru UWG