Mahasiswi THP masuk 3 Besar Nutfest

by | Jun 3, 2015 | Berita | 0 comments

IMG_6320San/pip bertemu dengan tiga orang mahasiswi THP FP UWG yang telah berhasil lolos 3 besar mengikuti Lomba Nutfest 2015 di Universitas Brawijaya Malang yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Jurusan Ilmu Gizi pada tanggal 9 April sampai 7 Juni 2015 (seleksi). Pengumuman lomba akan dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 2015 (untuk menentukan juara 1,2,dan 3), tentu ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi prodi THP Fakultas Pertanian Universitas Widyagama Malang dimana mahasiswi semester II ini dengan inisiatifnya sendiri mengikuti ajang festival Nutfest yang diselenggarakan FK Gizi UB tersebut. Dosen FP sekaligus Kajur THP (Ir. Enny Sumaryati, MP.) menceritakan kepada santoso (PIP) bahwa mahasiswi kita yang bernama Zulfia,  Azizah dan Reka (semester II) berhasil masuk nominasi 3 besar dalam festival kudapan Nutfest 2015 “Cooking Contest”. Adapun jenis kudapan karya ketiga mahasiswi THP ini dinamai “Bisa Ular” artinya Biji Salak Ubi Jalar.

Berikut cerita tentang bisa ular dari ketiga mahasiswi THP; Awalnya melihat-lihat Post di Instagram dari sana ada sebuah akunt ang memposting tentang Lomba Nutfest (Nutrition Festival) 2015 yang diadakan oleh Fakultas Kedokteran Jurusan Ilmu Gizi Universitas Brawijaya Malang dengan tema Pengolahan Ubi Jalar Ungu Menjadi Makanan Desert / Appatizer. Dari situ kami bertiga (Zulfia Mahendrayana, Rafidah Azizah, Reka Puspita Rushadi) berinisitif mengikuti perlombaan tersebut. Dari situlah kami mulai memikirkan ide pengolahan ubi jalar yang kreatif, menarik dan tentunya berbeda dari yang pernah ada. Kami bertiga mulai mencoba mencari resep di Internet dan dipraktikan. Dari resep yang kami dapatkan ada beberapa yang gagal setelah dicoba. Akhirnya kami memilih kolak biji salak, nah dari situlah kami berinisiatif menggani bahannya menggunakan ubi jalar dengan tambahan bahan lainnya.

IMG_6260Namun setelah mendapatkan ide tersebut kita mencoba formulasi bahan yang berbeda. Percobaan yang keenam barulah berhasil. Kita meyakini dengan usaha dan semangat pantang menyerah semua pasti bisa tercapai. Perlombaan ini terdiri dari 3 tahapan yang pertama; presentasi produk, uji coba resep, final day. Pada tahapan pertama yaitu presentasi produk kami sedikit minder karena pesaing lainnya telah membuat kreasi ubi jalar dengan kreatif sekali. Tapi dari situlah kami harus merasa yakin karena makanan kami adalah makanan tradisional nusantara yang berbeda dengan lainnya. Dengan kepercayaan diri kami yang tinggi syukur Alhamdulillah pada tahap ini kami masuk pada 5 besar untuk lolos pada tahap kedua yaitu uji coba resep. Pada tahapan kedua (uji coba resep dan entrepreneurship) ini kami merasa lega karena komentar dari dewan juri pun menunjukkan respon yang positif dari produk kami. Pada dewan juri mengatakan nama produk kita itu unik dan membuat orang penasaran, dari segi rasa pun banyak yang bilang produk kami rasanya enak dan cepat mengenyangkan. Pada tahapan ini kami yang masuk 5 besar diberikan modal sebesar Rp. 200.000 untuk modal entrepreneurship selama 20 hari (11 mei s/d 30 juni 2015). Tahapan ini kami lakukan dengan promosi dari mulut ke mulut maupun media social (facebook) supaya banyak yang tau sehingga tertarik untuk membelinya. Penjualan kami dilakukan di kampus Universitas Widyagama Malang. Harga dari produk kami sangat murah sekali hanya Rp. 2500,- per cup. Setelah tahap entrepreneurship selesai, kami membuat laporan keuangan, sehari setelah laporan keuangan kami serahkan kepada panitia nutfest 2015 kami mendapatkan kabar bahwa produk kami masuk nominasi 3 besar pada Nutfest 2015 “Cooking Contest” dan akan dilakukan final day pada tanggal 7 Juni 2015. (demikian tutur mereka bertiga). Selamat dan sukses kepada mahasiswi THP FP UWG semoga menjadi motivasi bagi mahasiswa/i UWG lainnya untuk berkarya dan berinovasi sesuai kompetensi masing-masing. (san/pip)

Berita Terbaru UWG