Mahasiswa UWG Siap Ramaikan PKM Menuju PIMNAS

by | Nov 5, 2016 | Berita | 0 comments

img_0060

Dr. Agus Tugas Sudjianto, ST., MT. (Wakil Rektor III)

Auditorium Kampus III UWG yang berlokasi di Jl. Taman Borobudur Indah 3 Malang, pada jumat malam (4/11/2016) mahasiswa yang tergabung dalam UKM PKM Universitas Widyagama Malang menyelenggarakan acara “Sosialisasi dan Klinik Singkat, Pembuatan Proposal PKM dan Kiat Sukses PIMNAS”. Acara ini menghadirkan pakar pembimbing PKM dari FIA UB yakni Bapak DR. Drs. Imam Suyadi, MSi., beliau adalah pakarnya pembimbing PKM di Universitas Brawijaya sejak mulai PKM pertama hingga PKM PIMNAS ke-29 beberapa waktu yang lalu di IPB Bogor.

Acara sosialisasi PKM dihadiri oleh 120 mahasiswa UWG yang menjadi anggota UKM PKM yang baru-baru ini telah dibentuk dan akan disahkan secara resmi oleh rektor pada beberapa bulan ke depan. Sebagaimana harapan dari Wakil Rektor III (Dr. Agus Tugas Sudjianto, ST., MT.) yang malam itu hadir untuk membuka secara resmi acara, melalui UKM PKM ini mahasiswa UWG di dorong untuk dapat mengirimkan dan mengupload sebanyak-banyaknya proposal PKM, mengapa demikian hal ini sangat penting sekali mengingat PKM ini menjadi ajang bergengsi di tingkat nasional yang ditampilkan dalam ajang PIMNAS nantinya. Seperti beberapa waktu lalu tim PKM kita lolos meraih medali perak kategori POSTER pada PKM-SH PIMNAS ke-29 di IPB Bogor. (kata Agus Tugas dalam sebuah sambutan pembukaan).

Lanjutnya, bahwa kami mendorong kepada para mahasiswa untuk bergabung dalam suatu wadah yakni melalui UKM PKM yang nantinya akan ditunjuk para dosen untuk menjadi pembimbing mahasiswa dalam pembuatan proposal PKM. Kepada para mahasiswa yang baik menjadi ketua atau pun anggota dalam PKM ini akan diberikan reward / penghargaan yakni minimal lulus tanpa syarat dalam program KPM yang diselenggarakan oleh LPPM, dan bagi yang lolos menjadi finalis atau masuk nominasi ke PIMNAS kami juga memberikan reward kepada mahasiswa yakni lulus tanpa skripsi yang diberikan kepada satu TIM yang lolos (ketua dan anggotanya). Mengapa demikian, anggota PKM juga mempunyai andil besar dan mensupport sekali dalam proses keberhasilan presentasi PKM di ajang PIMNAS, sehingga melalui peraturan rektor yang baru nanti, yang segera akan disosialisasikan bahwa semua mahasiswa UWG yang lolos menjadi finalis PKM PIMNAS akan diberikan reward sebagai bentuk apresiasi lembaga kepada mahasiswa. Selain itu juga ada beberapa penghargaan lain, dalam bentuk kesejahteraan kepada para mahasiswa UWG yang telah lolos seleksi proposal PKM, yang juga akan diatur dalam peraturan rektor. Kami terus melakukan upaya-upaya untuk mendorong dan memotivasi para mahasiswa UWG untuk menuangkan ide kreatif inovatif nya melalui program PKM ini, dengan demikian kampus ini akan menjadi terkenal dan diakui dunia baik ditingkat nasional maupun internasional, sebagaimana Universitas Widyagama Malang dengan jargon nya KAMPUS INOVASI, mari kita dukung bersama untuk kemajuan UWG.

Selain itu kami juga mendorong kepada para dosen untuk menjadi pendamping dan pembimbing mahasiswa dalam PKM ini, bahkan dalam sebuah peraturan rektor yang baru kepada para dosen yang akan mengurus kenaikan pangkat / jabatan akademiknya diwajibkan menyertakan sertifikat sebagai pembimbing PKM, dengan harapan ini dapat memotivasi para dosen untuk mendukung keberhasilan program karya ilmiah inovatif ini yakni PKM di Universitas Widyagama Malang. (demikian kata Agus Tugas).

Selanjutnya adalah sambutan dari Agung Abdilah sebagai Ketua UKM PKM yang baru saja dibentuk. Dalam sebuah sambutannya, “Agung Abdilah” yang juga menjadi TIM PKM UWG yang lolos final dan meraih medali perak di PIMNAS ke-29 tahun 2016 IPB Bogor beberapa waktu lalu, menyampaikan bahwa sampai dengan malam hari ini telah terkumpul sejumlah 80 proposal PKM yang siap di upload dengan perincian 30 proposal dari Fakultas Hukum, 38 proposal dari Fakultas Teknik, 10 proposal dari Fakultas Pertanian dan 2 proposal dari Fakultas Ekonomi. Namun tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut masih akan terus bertambah sebagaimana telah menjadi target kami yakni berhasil mengupload 100 proposal PKM pada tahun 2016 ini. Motto kami adalah tidak ada kata menyerah, kami akan terus ada di ajang PIMNAS, UWG Kampus Inovasi akan terus mengibarkan benderanya di ajang PIMNAS.

img_0066

Dr. Drs. Imam Suyadi, MSi. (Koordinator PKM dari FIA UB)

Tiba saatnya pada acara inti yakni penjelasan dari pembicara yakni Bapak DR. Drs. Imam Suyadi, MSi., dalam sebuah penjelasan awalnya beliau menyampaikan bahwa untuk membuat proposal PKM agar dapat diterima dan lolos verifikasi data administrasi oleh dewan juri / reviewer. Beberapa point penting yang sering terlewatkan dan menyebabkan proposal dicoret / tidak lolos di tingkat desk evaluasi, kebanyakan adalah masalah jarak / spasi tulisan yang tidak sesuai dengan ketentuan. Saya sarankan untuk dicek / diteliti ulang bagaimana format proposal nya sebelum di upload, memang proses administrasi menyangkut pengiriman proposal PKM ini sangat pendek dan singkat, sehingga banyak para mahasiswa yang terburu-buru sehingga walaupun judulnya bagus dan menarik, namun karena format yang salah sehingga harus tersingkir di meja reviewer / dewan juri. Tentu ini sangat disayangkan, point penting yang lain yakni dalam proposal juga harus dihitung dengan cermat dalam anggaran apakah sebuah produk yang anda buat itu sudah ada di internet apa memang belum ada, sehingga jangan sampai produk yang anda munculkan tersebut ternyata di pasaran sudah ada lebih dulu. img_0072Hitung BEP nya dengan baik apakah sudah mencapai angka BEP apa tidak, ini penting selain format tulisan juga isi dalam pembuatan anggaran, dan dari anggaran yang di plot oleh dikti yakni sebesar 12 juta rupiah, sebaiknya jangan dibuat full, bisa dibuat angka 10,5 juta yang penting bisa digunakan dengan baik. Kemudian masalah penulisan di bab pendahuluan / introduction, ini juga penting, gunakan kalimat yang terkini, yang tidak sama atau belum populer. Mengapa demikian, dewan juri pertama kali akan membaca di halaman pendahuluan, mana point penting dari isi tulisan anda, susunlah tulisan secara sistematis sehingga terangkai sebuah tulisan yang dapat menarik perhatian dewan juri, antara kalimat utama dan predikat nya saling berhubungan dan menuju pada topik / judul yang ditulis.

img_0078Selanjutnya bapak Imam Suyadi, menambahkan keberhasilan mahasiswa dalam mengupload proposal PKM juga sangat ditentukan oleh peran dosen selalu pembimbingnya, bagaimana dosen dengan intensif mendampingi dan mengamati setiap tulisannya sehingga sesuai dengan kaidah atau format yang telah ditentukan. Mengapa demikian, karena biasanya mahasiswa itu “suka nyeleh”, suka membuat judul atau tulisan yang aneh-aneh tetapi tidak bisa dibaca maknanya, nah dari situ perlu pendampingan serius dari bapak/ibu dosen. Mengapa dari sekian banyak judul proposal tidak lolos verifikasi, bisa juga karena kesalahan-kesalahan administrasi sehingga proposal tersebut dicoret, bisa dimaklumi karena waktu yang disediakan oleh dikti dalam proses pengiriman / upload proposal PKM yang memang tidak terlalu lama alias sangat singkat waktunya. (kata pak Imam).

Diskusi antara pembicara (bapak DR. Drs. Imam Suyadi, MSi.) dengan mahasiswa UWG berlangsung cukup gayeng, mahasiswa UWG yang menjadi ketua dan anggota dalam PKM cukup antusias sekali, mengorek habis kiat-kiat sukses dalam pembuatan proposal PKM dan dapat sukses pada PIMNAS, yang juga disambut dengan semangat juga oleh pembicara dengan memberikan jawaban-jawaban yang lugas dan jelas. Selamat dan sukses, semoga acara sosialisasi dan klinik singkat PKM mahasiswa Universitas Widyagama Malang membuahkan hasil dan berhasil lolos pada PIMNAS ke-30 tahun depan. (san/pip)

 

 

 

Berita Terbaru UWG