TETAP SEMANGAT DI USIA SENJA

by | Nov 20, 2018 | Berita | 0 comments

Prof. Muryati, SE., MM., sukses mengikuti Lava tour merapi

Banyak catatan-catatan kecil pada Widyagama Gathering tahun 2018 yang mewarnai kebersamaan seluruh Keluarga Besar Kampus Inovasi Universitas Widyagama pada 18-20 Nopember 2018. Bukan hanya sekatan jabatan struktural dan kepangkatan yang tersibak terbuka, usia peserta juga menjadi catatan tersendiri.

Adalah Prof. Dr. Muryati, SE, MM. Mantan Rektor UWG dua periode, tahun 2003-2011. Diusianya yang menjelang 80 tahun, perempuan energik yang saat ini menjabat sebagai Direktur Program Pascasarjana UWG, yang juga pengurus Yayasan Pembina Pendidikan Indonesia Widyagama Malang (YPPIWM), yayasan yang menaungi UWG ini, menjadi salah satu peserta, mendampingi dan menyemangati para yuniornya.

Kegiatan gatheringnya mungkin bukan menjadi hal istimewa bagi pemilik usia lanjut tersebut. Yang patut diacungi jempol adalah bahwa salah satu agenda gathering ini adalah Lava Tour Merapi, dan Muryatipun mengikutinya.

Untuk naik turun tangga bis, banyak peserta yang siap membantunya dan tidak ditolak. Bisa dibayangkan, tubuh lemahnya harus diguncang dan terguncang melewati jalanan off road menuju Gunung Merapi yang sangat ekstrim. Penulis yang merasa masih muda, beberapa kali harus sport jantung melewati rute-rute yang ada. Perempuan tangguh ini tidak mengeluh sama sekali. Bahkan masih sanggup mengangkat lengan dan mengepalkan tangan sambil berkata: “Semangat!”, saat penulis tanya begitu tiba di lokasi Batu Alien di puncak Merapi.

Saat melewati genangan air di Kali Kuning, peserta se-jeep, Ir. Riman, MT dan David Irawan, ST, MT memang tidak menghendaki “bundanya” berbasah-basah. Percikan air yang sempat dirasakan paling tidak menjadi kenangan tersendiri bagi guru besar pertama UWG ini.

Bayi peserta Lava tour merapi di family gathering jogja 2018 UWG

Bukan hanya Muryati. Ada satu peserta lagi yang harus mendapatkan apresiasi selama perjalanan gathering ini. Ia biasa dipanggil “Bre”. Balita mungil 1.5 tahun ini tidak mau kalah dengan “eyang buyut” nya. Putra dari Andy Hardian, ST, MT ini tidak terlihat rewel sama sekali selama perjalanan. Pun ketika diajak orangtuanya off road Lava Tour Merapi. Tulang-tulang muda yang belum terbentuk sempurna inipun sanggup mencapai puncak Merapi dengan nyaris sempurna. Tidak rewel babar blas!

Dua peserta luar biasa ini semoga menjadi inspirasi bagi seluruh Keluarga Besar UWG, bahwa apapun dan bagaimanapun kondisi kita, yang dosen dan yang karyawan, yang yunior dan yang senior, yang pejabat dan yang hanya staf, harus siap dan mampu menyongsong, menerima dan melewatinya. (san/pip/red:rh)

 

Berita Terbaru UWG