LIAT KONDISI LAPANG, MAHASISWA TEKNIK SIPIL MAKIN MANTAP DENGAN PILIHANNYA

by | Nov 28, 2018 | Berita | 0 comments

Panjangnya perjalanan menuju lokasi kunjungan Studi Excursie 2018 Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Fakultas Teknik Kampus Inovasi Universitas Widyagama Malang, langsung tertebus lunas begitu sampai di lokasi target. Luasnya Proyek Kanal Banjir Timur dan Bendung Gerak Kanal Banjir Barat yang berada dibawah Kemen PUPR Dirjen Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Pemali-Juana (BBWS Pemali Juana) Semarang, makin meyakinkan para mahasiswa akan prospek yang luar biasa dari program studi Teknik Sipil yang telah mereka pilih.

Kegiatan outdoor class yang dikemas dalam bentuk Studi Excursie bertema Memperluas Wawasan dan Pemahaman Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Widyagama Malang dalam Dunia Kerja ini diikuti oleh 95 orang peserta, terdiri dari mahasiswa semester satu kelas reguler dan kelas karyawan. Dengan didampingi oleh tiga orang dosen yaitu Ir. Abd Halim, MT (Ketua Program Studi), Dr. Agus Tugas Sudjianto, ST, MT (yang juga Wakil Rektor lll UWG) dan Ir. Riman, MT, kegiatan yang diketuai oleh Heder bin Hatim ini dilaksanakan pada 21-23 Nopember 2018.

Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Prima Safitri Ayundaningtyas menyebutkan bahwa Studi Excursie ini sudah menjadi agenda tahunan Hima yang dipimpinnya. “Awalnya kami kesulitan menetapkan target kunjungan dengan jumlah kami yang 95 orang. Tapi atas kemurahan Tuhan, salah seorang dosen kami ada yang berjejaring luas dan jadilah kami ke Semarang, ” jelasnya.

Dikedua lokasi kunjungan tersebut para mahasiswa yang sudah melengkapi diri dengan atribut proyek berupa rompi dan helm, mendapat penjelasan panjang lebar mengenai proyek pembangunan tersebut dari Kadarusman (Konsultan Supervisi Kanal Banjir Timur) dan Deni Prasetyo, ST, MT (PPK Sungai dan Pantai l Bendung Gerak Kanal Banjir Barat).

Sebelum kembali ke Malang, rombongan menyempurnakan kunjungannya ke Semarang dengan mampir ke destinasi wisata Lawang Sewu. “Alhamdulillah acara berjalan lancar sebagaimana yang direncanakan dan para peserta merasa puas mendapatkan tambahan ilmu langsung dari lapang. Manfaat lain dari Studi Excursie ini adalah bahwa perjalanan panjang Malang-Semarang-Malang lebih mengakrabkan kami satu dengan yang lainnya,” komentar Maulidiah Prameswari menutup bincang-bincang dengan pewarta. (san/pip/red:rh)

 

Berita Terbaru UWG