PKPA TERLAMA SEPANJANG SEJARAH: 2 TAHUN

by | Dec 29, 2018 | Berita | 0 comments

Untuk kesekian kalinya, Fakultas Hukum Kampus Inovasi Universitas Widyagama Malang menggelar PKPA (Pendidikan Khusus Profesi Advokat). Istimewanya, pendidikan yang bertujuan mencetak advokat profesional, jujur dan berintegritas yang kali ini adalah yang ke-VIII ini berlangsung selama 2 tahun. Betapa tidak? Dimulai pada tahun 2018 dan akan diakhiri pada tahun 2019, tepatnya 22 Desember 2018 hingga 26 Januari 2019.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum Dr. Purnawan Dwikora Negara, SH, MH ini dihadiri juga oleh para petinggi PERADI Kota Malang, diantaranya Ketua DPC PERADI Kota Malang, Dian Aminudin, SH, yang juga alumni FH UWG.

Angkatan kesewindu ini diikuti oleh 32 peserta yang disamping berasal dari Malang Raya, juga berasal dari berbagai kota/kabupaten dan provinsi, diantaranya Samarinda, Balikpapan, Madura, Bali, NTB, Blitar, dan Maluku. Dikatakan oleh Abdul Rohman, SH, panitia pelaksana, jumlah peserta ini meningkat dari angkatan sebelumnya. “Meskipun institusi penyelenggara PKPA dari waktu ke waktu terus bertambah, patut disyukuri bahwa peserta di kampus ini dari waktu ke waktu juga terus bertambah. Ini disebabkan karena kepercayaan para calon advokat kepada lembaga ini tetap tinggi. Ini akan terus kami pertahankan dengan memberikan pelayanan yang terbaik secara kualitas dan kuantitas,” jelas pria berkacamata ini.

Kegiatan yang memberikan tak kurang dari 25 materi ini berlangsung setiap Hari Sabtu dan Minggu di Kampus lll UWG. Pematerinya disamping para dosen FH UWG yang kesemuanya sudah berkualifikasi Doktor, juga menghadirkan para advokat profesional, petinggi PERADI, notaris, kurator, Hakim PHI, Hakim PN, Hakim PA, mantan anggota MKRI, juga Direktur LBH Disabilitas. Pemateri profesional yang memaparkan ilmu-ilmu dengan contoh kasus yang aktual inilah antara lain yang membuat PKPA FH UWG dapat bertahan diposisi tinggi dalam persaingan pencetakan calon advokat profesional ini.

“FH UWG sudah teruji dengan melahirkan dua advokat profesional yang memiliki nama besar dikancah nasional. Ini menjadi salah satu bekal kami, dan kami akan terus berbenah diri agar kepercayaan masyarakat akan lembaga ini makin meningkat,” demikian keterangan Pupung (demikian Dekan FH UWG ini biasa dipanggil di kalangan para pegiat Hukum Lingkungan). (san/pip/red:rh)

 

Berita Terbaru UWG