(UWG,21/12/2018). Bertempat di gedung Pascasarjana Universitas Widyagama Malang tepatnya di Ruang E-1, berlangsung acara GUEST LECTURE dengan menghadirkan pembicara dari Universiti of Kuala Lumpur (Uni KL) yang juga alumni Teknik Elektro tahun 1999 beliau adalah Dr. Lilik Jamiatul Awalin, serta pembicara kedua yakni bapak Dr. Novi Prihananto dari University of New England (UNE). Beliau berdua sengaja dihadirkan oleh Kaprodi Magister Manajemen (bapak Dr. Arief Purwanto, SE.,MM.) untuk berbagi ilmu dan pengalaman dalam penulisan artikel di jurnal internasional ter index scopus.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh sambutan dari Direktur Pascasarjana Universitas Widyagama Malang, Ibu Prof. Muryati, SE.,MM., yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada kedua pembicara yang telah menyempatkan waktu untuk hadir di Kampus Universitas Widyagama Malang. Prof. Muryati memperkenalkan struktur organisasi lembaga pendidikan Magister Manajemen dimana Prodi Magister ini dibawah manajemen Rektor Universitas Widyagama Malang dalam naungan Yayasan Pembina Pendidikan Indonesia Widyagama Malang yang telah berdiri sejak tahun 1971.
Dengan gamblang Prof. Muryati menceritakan tentang kondisi Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Widyagama kepada kedua pembicara dari Malaysia dan UNE. Harapan Prof. Muryati dengan diselenggarakan acara “Guest Lecture” / dosen tamu yang mempunyai reputasi jurnal internasional ter index scopus ini dapat menyemangati mahasiswa S2 khususnya program studi Magister Manajemen ini dalam penulisan karya ilmiah thesis nya bisa mempublikasikan artikelnya ke jurnal internasional, sehingga dapat mengangkat nilai Akreditasi lembaga nantinya. Mau tidak mau mahasiswa kita (Magister Manajemen) atau mahasiswa S2 di Pascasarjana UWG ini harus bisa mempublikasikan artikelnya ke jurnal internasional, makanya kami sengaja mengundang beliau para pakar penulis yang sudah banyak menghasilkan karya ilmiahnya di jurnal internasional. Saya bangga ternyata pembicara dari Universiti Kuala Lumpur, ibu Lilik Awalin ini adalah alumni UWG jurusan teknik elektro, terus terang kami sangaaaat bangga sekali dan bersyukur ternyata lulusan UWG sudah banyak yang melanglang buana di dunia internasional yakni di Negara tetangga kita “Malaysia”, dan mempunyai reputasi yang sangat tinggi di bidang published Jurnal internasional. (demikian kata Prof. Muryati dalam kata sambutannya).
Selanjutnya dipersilahkan kepada pembicata inti yakni Ibu Lilik Jamiatul Awalin, PhD., dalam penyampaiannya yang santai dan bersahabat karena walaupun beliau seorang dosen yang mempunyai reputasi publikasi jurnal internasional dan menetap di Malaysia, ibu Lilik Awalin tidak lupa dengan Almamater studi S1 nya yakni Universitas Widyagama Malang. Saya sangat senang sekali bisa hadir ditengah-tengah keluarga besar sivitas akademika Universitas Widyagama Malang, tentu kami tidak asing dengan kampus ini, dulu kami di jurusan teknik elektro kampus III.
Baik bapak/ibu serta mahasiswa S2 pascasarjana Universitas Widyagama Malang, khususnya program studi Magister Manajemen. Kami disini hadir untuk berbagi pengalaman dengan bapak/ibu dosen serta mahasiswa sekalian, jadi kita santai saja. Perlu saya sampaikan bahwa di tempat kami di Universiti Kuala Lumpur di Malaysia sana, kami selalu mewajibkan kepada student untuk menulis artikel yang dipublished ke jurnal internasional ter index scopus minimal 2 artikel, apakah demikian juga di kampus ini?… ya memang sekarang untuk para student doctoral memang diwajibkan harus mempunyai publikasi jurnal internasional ya. Tentu bisa dimulai dari mahasiswa disini “pascasarjana Magister Manajemen”, untuk menyusun thesis harus disyaratkan minimal berapa artikel yang masuk ke jurnal internasional, mulai dari accepted hingga published. Saudara harus mempunyai kemampuan bahasa inggris yang mau tidak mau harus dikuasai, karena artikel yang di submit ke jurnal internasional tersebut dalam bentuk bahasa inggris, jadi itu modal utama yang harus kita kuasai. Selanjutnya bagaimana bisa mendapatkan beasiswa dari luar negeri, bapak /ibu bisa mencoba melalui LPDP, tentu ada persyaratan yang harus dipenuhi yakni memilik kemampuan bahasa inggris dengan nilai TOEFL / IEL yang tinggi. Kami sebagai orang Indonesia yang bekerja di Malaysia sebagai Lecturer, disana dihargai dengan tinggi tetapi volume pekerjaan kita harus 2 kali dari orang lokal. Jadi disana kita harus kerja keras dan disiplin, perlu bapak/ibu ketahui bahwa saya mempunyai pengalaman pahit selama di Malaysia sebelum seperti sekarang ini menjadi pengajar / lecture di Universiti Kuala Lumpur Malaysia. Awalnya kami waktu studi S2 di ITS, kemudian mencoba seleksi studi doctoral (S3) dan diajak oleh professor sebagai asisten peneliti di Malaysia. Dari situ kami mempunyai tekad kuat untuk studi S3 bersama professor kami, dengan biaya yang cukup besar waktu itu kami bersama keluarga diajak serta kesana, bahkan kami pernah bekerja serab utan, buruh cuci piring di sebuah restoran, dan karena desakan kebutuhan hidup kemudian saya mencoba membuka usaha KUE, saya suplay ke toko di Malaysia dan Alhamdulillah berhasil dan sukses, usaha kue kami ber omset hingga 30 jutaan per bulan. Namun karena tujuan saya adalah studi S3, maka bisnis itu kami tinggalkan dengan modal yang berhasil kami kumpulkan, saya lanjutkan studi hingga lulus.
Saya berhasil submit accepted dan publikasi artikel di jurnal internasional ter index scopus setiap tahun nya lebih dari 4 artikel di jurnal internasional. Itu kami lakukan karena memang sudah menjadi tuntutan profesi, dan itu sangat menyenangkan. Tentu bapak/ibu dosen dan mahasiswa disini ingin donk artikelnya bisa publish di jurnal internasional. Apalagi sekarang aturan dikti mensyaratkan harus ada jurnal internasional ter index scopus bagi student S3. Tentu jika mahasiswa S2 disini diwajibkan harus mampu publish jurnal internasional akan sangat bagus dan bisa meningkatkan kredibilitas lembaga. (demikian kata Bu Lilik Awalin, Lecturer Universiti Kuala Lumpur/Uni KL).
Acara berlangsung gayeng, para mahasiswa Magister Manajemen antusias dan penasaran, bagaimana caranya bisa menulis artikel di jurnal internasional dan dapat meneruskan studi S3 di luar negeri dengan beasiswa studi luar negeri. Demikian sukses semoga semoga dosen dan mahasiswa Magister Manajamen Pascasarjana UWG kedepannya bisa menghasilkan karya-karya ilmiah yang ter publish di jurnal internasional, tentu dengan kemauan dan ketekunan untuk terus berkarya di dunia ilmu pengetahuan. (san/pip)




