MAHASISWA UWG BERDAYAKAN MASYARAKAT KABUPATEN MALANG

by | Dec 31, 2018 | Berita | 0 comments

Sabtu terakhir di penghujung tahun 2018, dimana banyak pihak sibuk persiapan menata program liburan akhir tahun, Kampus Inovasi Universitas Widyagama Malang masih menggeliat dengan PKPA dan Pembekalan KPM.

KPM (Kuliah Pengabdian Masyarakat) adalah salah satu mata kuliah wajib yang harus ditempuh mahasiswa UWG setelah mereka menempuh 110 sks. Program dibawah kendali LPPM yang akan berlangsung efektif selama satu bulan, 13 Januari – 10 Pebruari 2019 ini bertujuan untuk mengenalkan “kehidupan yang sesungguhnya” kepada para mahasiswa sekaligus sebagai ajang implementasi kreatifitas para mahasiswa sebelum mereka benar-benar menjadi agen pembaru masyarakat setelah lulus nanti.

KPM tahun 2019-1 ini diikuti oleh 254 mahasiswa, baik dari kelas reguler maupun kelas karyawan. Para mahasiswa ini akan disebar di dua lokasi di wikayah Kabupaten Malang, yaitu Desa Maguan dan Desa Balesari Kecamatan Ngajum dan Kelurahan Kalirejo Kecamatan Lawang. Kapus Abdimas (Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat) LPPM UWG, Ir. Elik Murni Ningtias Ningsih, MP menyebutkan bahwa pemilihan lokasi ini dilakukan dengan pertimbangan potensi wilayah masing-masing, baik dari sisi budidaya pertanian, pengolahan hasil pertanian maupun aktifitas ekonomi kreatifnya. PKM tematik Pemberdayaan Kelompok Masyarakat untuk Meningkatkan Produktifitas ini, bertujuan membawa kegiatan yang sudah ada di masyarakat tersebut menjadi aktifitas ekonomi komersiil yang selanjutnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan wilayahnya.

Empat orang dosen ditugasi untuk menjadi Bingma (Pembimbing Mahasiswa) pada kegiatan tersebut, yaitu Dr. Ir. Moh. Sui, MP dari Fakultas Pertanian, Khojanah Hasan, SE, MM dari Fakultas Ekonomi, Ir. Gatot Subiyakto, MT dari Fakuktas Teknik dan Mufidatul Maksumah, SH, MH dari Fakultas Hukum. Para bingna ini mendampingi peserta mulai dari menyusun program kerja sampai dengan mengevaluasinya.

Agar persiapan yang dilakukan sempurna dan pelaksanaannya nanti benar-benar mendatangkan manfaat bagi masyarakat lokasi terpilih, maka pada 29 Desember 2018, para calon peserta PKM tahun 2019-1 diberikan pembekalan. Materi yang diberikan antara lain kebijakan KPM, penyusunan program kerja KPM, etika dan analisa ekonomi usaha. Acara yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut tersebut wajib bagi calon peserta KPM dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas reguler dan kelas karyawan. Pembagian ini dilakukan karena masing-masing kelas memiliki karakteristik anggota yang berbeda yang tentunya akan berdampak pula pada program kerja yang akan disusun.

Hadir pula pada acara tersebut mendampingi Kapus Abdimas Elik, yaitu Kapus Penelitian Ir. Gigih Priyandoko, MT, PhD dan Sekretaris LPPM Dra. Wahju Wulandari, MM. (san/pip/red:rh)

 

Berita Terbaru UWG