Minggu, 10 Januari 2016 Fakultas Pertanian Universitas Widyagama Malang mengajak mahasiswanya dalam sebuah “Wisata Edukasi” di Wana Wisata Ledok Amprong (edukasi pembibitan pohon pinus) dan Agrowisata Petik Apel di desa Duwet Krajan Poncokusumo Kabupaten Malang. Kegiatan Field Trip (Kuliah Lapang) ini dilaksanakan di week end setelah digelar kegiatan rutin akademik yakni UAS (Ujian Akhir Semester) Genap 2015/2016, Turut serta dalam kegiatan tersebut adalah Dekan Fakultas Pertanian (Dr. Evi Nurifah J.,SP.,MP), wakil dekan (Ir. Suprihana, MP.), Kajur THP (Ir. Enny Sumaryati, MP.), Kajur Agribisnis (Dr. Ir. Suwarta, MP.), Kepala Laboratorium (Ir. Sudiyono, MP.), rombongan peserta Wisata Edukasi berangkat dari Kampus III UWG dengan Bus Kampus langsung menuju lokasi River Tubing di Wana Wisata Ledok Amprong desa Kunci Poncokusumo, Kab. Malang. Acara yang dikemas dalam bentuk fun education dengan nuansa adventure peserta merasakan spot adrenalin mulai dari start dengan Jeep menuruni jalanan terjal menuju lokasi river tubing di Ledok Amprong.
Sesampainya di lokasi peserta langsung bersiap-siap dengan perlengkapan tubing menuju start sejauh 750 meter (trip pendek), disini peserta lagi-lagi di uji adrenalinnya dengan duduk diatas ban untuk bisa mengarungi derasnya air sungai. Adalah hal yang bisa dirasakan berkesan ketika peserta tubing itu terbalik dari ban, sungguh pengalaman yang mengasyikan, dengan kedalaman air sungai yang dangkal namun tidak mengurangi adventure di derasnya air sungai, dengan sigap pun tim / crew resque yang selalu siap membantu peserta yang terbalik dari ban tubing.
Teriak horeee….. aduuuu… hahaaaa…., menjadikan suasana menjadi cair dan riang gembira….., alasannya disini semua pikiran menjadi fresh…, dengan membaca dan mengendalikan situasi dialam kita bisa belajar dari kegiatan ini. Apa dan bagaimana sebaiknya yang harus kita lakukan dalam menganalisa sebuah permasalahan…., tentu harus dengan pikiran yang fresh.
Acara fun tubing berakhir di FINISH, dan mereka pun merayakan kegembiraannya bisa mencapai finish dengan saling bersiram air ke sesama rekannya seraya meneriakan yel-yel Fakultas Pertanian “Yess”, Widyagama “Jaya”, bagaimana lanjut lagi…..(kata bu Enny). Acara selanjutnya seluruh peserta berganti pakaian dan makan siang di gazebo Ledok Amprong, sambil bercerita moment apa yang dirasakan dari river tubing yang telah dilalui. Setelah dirasa cukup, acara kemudian dilanjutkan pada acara inti yakni mendengarkan langsung tentang proses pembibitan pohon pinus yang ada di lokasi river tubing Ledok Amprong. Bertindak sebagai intruktur yakni bapak Budi (pengelola / penggagas wana wisata Ledok Amprong, dari Perhutani Kabupaten Malang) yang sekaligus sebagai perintis Wana Wisata Ledok Amprong.
Dengan gamblang dan jelas pak Budi memberikan penjelasan singkat bagaimana cara melakukan pembibitan pohon pinus kepada mahasiswa peserta Wisata Edukasi dari Fakultas Pertanian UWG. Ternyata tidak semudah apa yang dilihat oleh para mahasiswa dalam pembibitan pohon pinus, perlu perhatian extra dalam melakukan pembibitan hingga menghasilan bibit pohon pinus yang siap di tanam. Dari sini pengetahuan tentang pembibitan pinus didapat para mahasiswa secara langsung, dan ini menjadi pengalaman berharga bagi pengembangan pengetahuan dibidang pertanian.
Dari Ledok Amprong, peserta kembali melanjutkan perjalanan menuju Agrowisata Petik Apel di desa Duwet Krajan Poncokusumo Kabupaten Malang, lebih kurang 5 km naik keatas dari lokasi wana wisata Ledok Amprong, sesampainya disana sudah disambut oleh bapak Mulyono (ketua paguyuban Agrowisata petik Apel) dan bapak Prayitno (petani apel yang sukses dalam pembibitan). Peserta langsung diajak ke kebun pembibitan apel, disini dilanjutkan acara seremonial antara pimpinan Fakultas Pertanian UWG dengan Bapak Prayitno dan Bapak Mulyono selaku pengelola Agrowisata Petik Apel di desa Duwet Krajat Poncokusumo Kabupaten Malang. Acara diawali dengan sambutan dan dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata dari FP UWG kepada bapak Prayitno, semoga kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangana pengetahuan bagi mahasiswa serta Fakultas Pertanian UWG dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Bagi pengelola Agrowisata Petik Apel diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pengetahuan dan ketrampilannya dalam mengemas sedemikian rupa sehingga dapat meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke kebun.
Satu lagi trip yang tidak kalah adventure / menantang yakni ketika peserta diajak ke lokasi petik apel, peserta dengan digonceng sepeda motor menuruni pematang yang sempit dan terjal untuk bisa mencapai lokasi petik apel. Setelah merasakan adventure, peserta merasa plong / lega dengan disuguhkan buah apel yang masih segar-segar dan manis, dengan semangatnya mereka langsung memetik dan memakannya. Apel yang ada dilokasi Agrowisata desa Duwet Krajan ini, kata pak Mulyono sudah jauh dari pestisida kimia, petani menggunakan pestisida organik dan menerapkan pola teknologi
tanam yang ramah lingkungan. Peserta merasakan rasa manis dan segar buah apel di lokasi tidak seperti apel yang umumnya ada di pasaran, hal ini karena apel nya tidak menggunakan pestisida kimia. Penasaran, ingin merasakan buah apel jenis lainnya peserta masuk lebih ke dalam lagi dan memang benar apel yang disini benar-benar segar manis dan mantap (celetuk mahasiswa peserta Eduwis FP).
Akhir acara di agrowisata petik apel desa Duwet Poncokusumo Kabupaten Malang, semua peserta membawa buah tangan yakni dengan membeli apel yang telah dipetik untuk dibawa pulang. Alhamdulillah berkah, semua peserta membawa kantong plastik berisi apel untuk oleh-oleh keluarga di rumah. Bapak Mulyono dan bapak Prayit mengucapkan terima kasih atas kunjungan mahasiswa dan bapak/ibu dosen ke agrowisata kami, kami tunggu kunjungan berikutnya. (san/pip)



