(UWG, 25/11/2017). Peduli pendidikan, dan mendukung peningkatan budaya masyarakat menjadi bagian penting dari tugas sebuah lembaga pendidikan. Berkolaborasi dengan Kampung Budaya Polowijen (KBP) , Kampus Inovasi Universitas Widyagama Malang berupaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui budaya membaca.
Kolaborasi ini diwakili oleh HMJ Akuntansi dengan Gerakan 1000 Buku Jilid 2, yang diselenggarakan bertepatan dengan peringatan ulang tahun KBP yang pertama.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan budaya baca masyarakat, karena diyakini buku adalah sumber ilmu dan membaca adalah kuncinya.
Buku yang didonasikan ke perpustakaan KBP terdiri dari berbagai jenis, antara lain buku pengetahuan, buku kesehatan, buku kerajinan dan masih banyak lagi. Kondisinya ada yang masih baru meskipun sebagian besar bukan buku baru tapi semuanya masih layak baca.
“Buku lama bagi seseorang bisa jadi menjadi buku baru bagi
orang lain yang belum pernah membacanya,” demikian ditekankan Kaprodi Akuntansi, Dr. Ana Sopanah, SE, MM, Ak.
Bertempat di joglo KBP, bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ketua HMJ Akuntansi, Aulia Any Sagita. Gelar acara yang diisi dengan Dialog Budaya tersebut dihadiri oleh Drs. Peni Suprapto, M.AP (Mantan Walikota Malang), Drs. Dwi Cahyo, MSi (Arkelog Universitas Negeri Malang).
Dalam laporannya Aulia mengatakan bahwa bantuan 1000 buku ini bertujuan untuk menambah minat baca masyarakat Polowijen, karena selain mengenal budaya mereka juga harus berwawasan luas. Wawasan ini salah satunya didapat dengan membaca. Buku adalah amal jariyah yang tidak akan terputus. Buku yang lama tetap menjadi baru di hadapan orang yang belum membacanya.
Hujan yang mengguyur deras tidak mematahkan semangat para mahasiswa dan masyarakat KBP untuk hadir dan berpartisipasi aktif pada dialog tersebut. (san/pip/red:rh)




