KANDANG SINGO “BUBARKAN” PANTI ASUHAN SUNAN KALIJAGA

by | Jun 2, 2018 | Berita | 0 comments

(UWG, 02/06/2018). Ini adalah bentuk kepedulian mahasiswa semester 4 kelas karyawan Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Kampus Inovasi Universitas Widyagama Malang. Pada pertengahan Bulan Ramadhan ini (minggu, 27 Mei 2018), mereka yang menamakan diri Komunitas Kandang Singo ini bertandang ke Panti Asuhan Sunan Kalijaga Kota Malang.

“Buka Bersama Rekan – BUBARKAN”, itulah tajuk kegiatan yang mereka lakukan. Bukan dengan rekan kerja sebagaimana yang biasa dilakukan oleh komunitas lain, tetapi rekan yang dimaksudkan dalam kegiatan ini adalah rekan-rekan mereka anggota panti asuhan dibawah bimbingan Ustadz Munir Cholili yang terletak di kawasan Pandanwangi Blimbing Kota Malang.

Sekretaris Komunitas Kandang Singo, Fitri Aratih Dwi Putri, menyebutkan bahwa kegiatan ini sudah dua kali dilaksanakan. Yang pertama pada tahun 2017, saat mereka dipertemukan di Kampus Inovasi ini. “Kami ingin mengisi bulan Ramadan ini dengan berbagi kepada sesama. Mudah-mudahan kepedulian kami untuk bersilaturahmi dengan rekan-rekan di panti asuhan ini menginspirasi anak-anak muda lainnya di Kota Malang. Secara materi tidak banyak yang dapat kami berikan, tapi sore itu kami membawa hati kami untuk mereka,” demikian imbuh Rara, dara cantik panggilan pegiat usaha kecantikan ini.

Pengasuh PA Sunan Kalijaga, Ustadz Munir Cholili, setelah menyampaikan tausyah singkatnya tentang Menuntut llmu dalam lslam, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Komunitas Kandang Singo atas kunjungannya sore itu. Ungkapan terima kasihnya juga disampaikan atas waktunya mengajak anak-anak asuhannya untuk bermain, walau hanya sejenak karena kendala waktu. “Paling tidak, ada hiburan untuk anak-anak kami,” tambahnya.

Untuk kegiatan ini, Komunitas Kandang Singo didukung oleh PT Warna Agung Surabaya, Lux Beauty Salon, PT Pesona Ria Pradana dan Milkindo. Disamping membawa bingkisan sembako dan uang tunai, komunitas ini juga mengajak anak-anak PA Sunan Kalijaga untuk bermain dengan menyiapkan hadiah-hadiah yang menarik. “Rasa ingin tahu mereka sangat tinggi. Disamping inisiatif, jawaban yang mereka lontarkan atas pertanyaan-pertanyaan kami menyimpulkan bahwa mereka adalah anak-anak yang cerdas,” kesan ketua kelompok, Arga Rizki, di akhir kegiatan.

Begitu kumandang adzan maghrib menggema, mereka melanjutkan acara dengan buka puasa bersama, menyantap takjil dan nasi kotak yang telah disiapkan oleh Rara dan kawan-kawannya. “Bahagianya dapat berbagi dengan mereka, walau hanya sedikit. Mudah-mudahan tahun depan kami dapat membawa sesuatu yang lebih berarti bagi mereka,” harap Kaprodi Manajemen, Dra. Dharmayanti Prihandini, MM, yang saat itu tidak dapat mendampingi kegiatan anak-anak didiknya. (san/pip/red:rh)

Berita Terbaru UWG