Empat tahun enam bulan di Negeri Ratu Elisabeth mengantar Arie Restu Wardhani meraih PhD jurusan Design, Manufacture and Engineering Management (DMEM) pada University of Strathclyde Inggris pada Jumat 8 Juni 2018.
Dosen Fakultas Teknik Kampus Inovasi Universitas Widyagama Malang ini berhasil mempertahankan Thesis (karya tulis jenjang studi S3 di Inggris) dengan judul The Relationship between Intangible Resource and Innovation Capability in IT-SME in Indonesia dalam waktu singkat, yaitu dua jam, dari kebiasaan pelaksanaan ujian pada umumnya yang berlangsung antara tiga sampai dengan lima jam.
Perjalanan panjang menyelesaikan studi S3 yang dimulai sejak tahun 2013 ini disebabkan karena proses pembimbingan yang tiap tahun harus berganti pembimbing karena pindah tugas dan ini berdampak pada tiga kali ganti topik menyesuaikan kompetensi pembimbing. Akhirnya, setelah dua tahun melaksanakan proses dibawah bimbingan Dr. Nurani Acur dan Dr. Kepa Mendibil, Arie berhasil menuntaskan tugas studinya dengan penguji Dr. Aylin Ates (penguji internal) dan Prof. Peter Ball (penguji eksternal) serta moderator Dr. Evan Couts. Arie yang alumni UWG ini dinyatakan lulus dengan kesalahan minor dan diberikan kesempatan perbaikan selama tiga bulan.
“Saya akan melakukan proses revisi di Indonesia, ditengah nuansa lebaran bersama keluarga, karena empat tahun kemarin saya tidak punya kesempatan ini,” kata Arie. Akan tetapi alasan utama ibu muda satu putra ini adalah karena masa berlaku student visa nya yang telah berakhir.
“Tidak ada kata lain yang dapat saya sampaikan selain ungkapan rasa syukur atas berkah, karunia, rahmat dan kasih Allah SWT ini kepada saya dan keluarga. Hadiah lebaran yang sangat istimewa buat saya,” imbuh Arie mengakhiri wawancara melalui media sosial WhatsApp ini. (san/pip/red:rh).




