PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) Kampus Inovasi Universitas Widyagama (UWG) Malang tahun 2018 memang dikemas sangat rinci agar mahasiswa baru memiliki bekal yang komprehensif memasuki dunia barunya. Kegiatan yang berlangsung selama seminggu tersebut sarat dengan himbauan agar mahasiswa mampu secara disiplin memanfaatkan waktu yang dimiliki agar mendatangkan manfaat, bukan hanya pada diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain.
Setelah mengikuti pengenalan lingkungan kampus secara akademik dengan penjelasan-penjelasan dari para wakil rektor dan para pejabat struktural di tingkat universitas, sejak Senin 3 September 2018 diperkenalkan lebih dalam tentang kehidupan di kampus.
Salah satu kegiatan yang sudah menjadi budaya pada program pengenalan kampus di UWG adalah bakti sosial. Pada kegiatan ini para mahasiswa baru dipancing kepekaan sosial dengan berbagi. Bukan hanya peserta PKKMB, program berbagi ini juga diikuti oleh seluruh komponen yang ada di UWG.
Pada Sabtu 8 September 2018, panitia mengundang kembali Pondok Pesantren Yatim Dhuafa Al Ikhlas Singosari untuk menerima berbagai bingkisan yang berhasil dikumpulkan selama program PKKMB berlangsung, diantaranya sembako, pakaian layak pakai, alat tulis dan uang tunai. Perwakilan PPYD Al Ikhlas, yang terdiri dari 5 orang santri putri, 5 orang santri putra dan 2 orang pengasuh secara langsung menerima bantuan dari peserta PKKMB.
Disamping sembako, alat tulis, pakaian layak pakai, bentuk lain bingkisan bakti sosial yang disiapkan oleh peserta adalah tanaman pucuk merah. Disamping menjadi bagian dari pemerintah guna menghijaukan Kota Malang, tanaman pucuk merah ini juga sangat dibutuhkan oleh PPYD Al Ikhlas mengingat fasilitas fisik di PPYD Al Ikhlas ini masih sedang dalam tahap pengembangan yang salah satunya membutuhkan penghijauan agar lingkungan menjadi lebih bersih dan nyaman.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Dr. Agus Tugas Sudjianto, ST, MT berpesan agar tidak dilihat bentuk fisik apa yang diberikan, akan tetapi proses belajar yang terus menerus di kalangan generasi muda ini yang harus menjadi pertimbangan utama.
Dalam sambutan penerimaannya, pengasuh PPYD Al Ikhlas menyampaikan rasa terimakasihnya kepada segenap sivitas akademika UWG dan mengundang para mahasiswa baru untuk berkunjung ke PPYD Al Ikhlas, bersilaturahmi dengan seluruh penghuni pondok, yaitu para yatim dhuafa yang berasal dari seluruh penjuru Nusantara ini.
Doa penutup yang dipandu oleh pengasuh PPYD Al lkhlas ini antara lain berisi harapan agar para pemimpin di kampus ini diberikan kesehatan dan kekuatan untuk memimpin lembaga pencetak calon pemimpin bangsa ini dan harapan agar kepercayaan masyarakat terhadap kampus ini terus meningkat.
Acara bakti sosial ini menutup seluruh rangkaian kegiatan PKKMB UWG tahun 2018 yang peresmian penutupannya dilakukan pada hari yang sama di tempat yang sama pada pukul 19.00 malam harinya. (san/pip/red:rh)



