Bumbu Masak Tradisional Dapat Bantuan Hibah PKM Kemenristekdikti-UWG

oleh | Agu 8, 2018 | Berita | 0 Komentar

(UWG,08/08/2018). Kelompok usaha pembuatan Bumbu Masak yang dilakukan oleh ibu-ibu di Kelurahan Cemokandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang mulai menggiat, produknya selalu laris manis dibeli oleh pelanggan setianya. Dia adalah Ibu Puji Hastutik dan Ibu Asmunah, karena hoby nya memasak kedua ibu-ibu rumah tangga ini mengajak ibu-ibu tetangganya untuk membuat usaha produksi Bumbu Masak Tradisional Khas masakan jawa. Berlatarkan banyak informasi beredar dipasaran banyak bumbu masak yang menggunakan campuran bahan kimia, maka ibu Puji dan Ibu Asmunah tergerak untuk mendirikan usaha Bumbu Masak Tradisional yang sehat.

Adalah Ibu dosen cantik dari Universitas Widyagama Malang yang ditugaskan oleh LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) yakni ibu Alfiana, SE.MM. (kandidat Doktor dari Fakultas Ekonomi) dengan bapak Ir. Ahmad Farid, MT., untuk membantu ibu-ibu pelaku usaha Bumbu Masak di Kelurahan Cemorokandang Kota Malang melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) hibah dari Kemenristekdikti bekerjasama dengan LPPM UWG tahun 2018. Bertujuan untuk membantu meningkatkan produksi UKM Bumbu Masak yang dikomandani oleh ibu Puji Hastutik dan Ibu Asmunah di Kelurahan Cemorokandang agar mendapatkan bantuan peralatan dapur, peralatan kerja sehingga mampu meningkatkan produksi (volume) sehingga permintaan konsumen/pelanggan dapat terpenuhi. Selain itu juga memberikan pelatihan dan penyuluhan untuk mengelola usaha dengan baik dan benar, membuat pembukuan usaha secara benar, membuat laporan laba rugi usaha sederhana, melakukan proses produksi secara higienis sehingga menghasilkan produk bumbu masak yang berkualitas tanpa bahan pengawet.

Bantuan yang diberikan oleh pelaksana program PKM dengan judul “Kelompok Bumbu Masak Tradisional di Kelurahan Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang” dengan ketua Ibu Alfiana, SE.MM., dan bapak Ir. Ahmad Farid, MT., dalam bentuk peralatan yang dimodifikasi yakni mesin penggilingan bumbu dalam kapasitas besar mampu meningkatkan jumlah produksi Ibu Puji dan Ibu Asmunah. Usaha yang tadinya hanya skala kecil, kurang dari 10 kg per hari, semenjak adanya bantuan peralatan dari LPPM UWG berupa mesin penggilingan bumbu dengan kapasitas besar, produksi kami menjadi meningkat menjadi 50 – 100 kg per hari, dan itu semua dapat memenuhi pesanan pelanggan kami hingga keluar kota Malang. Kami juga dapat menyetok produk bumbu masak yang setiap saat dipesan oleh pembeli online di MEDSOS (media sosial). Sekali lagi kami ucapkan terima kasih banyak kepada Ibu Alfiana dan bapak Farid dari Universitas Widyagama Malang, atas bantuan peralatan kepada kami semoga kami dapat terus menjalankan usaha kami hingga menjadi usaha yang besar dan terkenal dengan produk khas bumbu masak tradisional tanpa bahan pengawet. (begitu kata ibu Puji dan ibu Asmunah)

Program PKM ini selain dalam bentuk pemberian peralatan kepada UKM juga bantuan pendampingan selama setahun bahkan terus berlanjut sampai UKM benar-benar menjadi pelaku usaha yang professional, dan secara kelembagaan melalui LPPM juga akan memberikan bantuan pelatihan dan penyuluhan jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Monitoring dan Evaluasi terus dilakukan, agar hubungan kemitraan antara LPPM UWG dengan UKM terus berjalan dengan baik. Bantuan pemerintah melalui Kemenristekdikti bekerjasama dengan LPPM UWG menjadi bagian dari tanggung jawab yang terus dilakukan kepada mitra UKM secara berkelanjutan. (san/pip)

Berita Terbaru UWG