Selasa, 31 Januari 2023, menandai pertemuan kedua antara tim pengabdi masyarakat yang diketuai Dr. Agus Tugas Sudjianto, ST, MT dengan Kepala SDN Madyopuro 2 Malang dan dewan guru. Mendungnya langit sore tak menghalangi antusiasme kedua belah pihak dalam menjalani kegiatan dalam rangka pengabdian kepada masyarakat oleh sivitas akademika Universitas Widyagama Malang.
SDN Madyopuro 2 Malang yang juga menjadi lokasi Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok IV mahasiswa UWG Malang, menjadi tempat dilaksanakannya presentasi dan penyuluhan “Pembuatan Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) Berbasis Ecogreen di SDN Madyopuro 2 Malang”. Hadir dalam kesempatan tersebut, Dr. Agus Tugas Sudjianto, ST, MT, Dr. Ir. Ngudi Tjahjono, MSc, Niken Paramita, SS, MPd, dan Drs. Zulkifli, MM selaku tim pengabdi masyarakat UWG Malang, Siti Chotimah, SPd, MPd selaku Kepala SDN Madyopuro 2 Malang, dewan guru, perwakilan komite orang tua siswa, serta para mahasiswa Kelompok IV KPM UWG Malang.
Ibu Ima, panggilan akrab sang Kepsek, menyambut gembira kedatangan keluarga besar UWG Malang. Beliau melaporkan kemajuan pelaksanaan KPM Kelompok IV yang telah 75 persen selesai per 31 Januari 2023. Program yang telah dikerjakan antara lain pembuatan gazebo, pembuatan biopori, asistensi proses pengecatan sekolah, serta asistensi mengajar yang terus berlangsung hingga akhir masa penugasan.
Termasuk dalam proker Kelompok IV adalah perbaikan IPAL yang masih sangat sederhana. Akan tetapi, dikarenakan kebutuhan biaya sangat tinggi untuk membuat IPAL yang permanen dan sesuai standar, untuk sementara para mahasiswa melapisi IPAL dengan kain terpal sehingga paling tidak, air bekas wudhu yang tertampung dapat dimanfaatkan sebagai kolam ikan, tidak langsung terbuang begitu saja.
Selain itu, Kepsek berharap kolaborasi dapat terus terjalin dan terekam dengan adanya MoU. Selain karena saran dari Dinas Pendidikan, alasan pihak SDN Madyopuro 2 Malang menginginkan adanya MoU adalah agar jejaring antara pihak SDN dengan perguruan tinggi di Malang dapat terbangun dengan baik. “Yang saya garis bawahi adalah kontribusi positif dapat dilakukan oleh siapa saja, tidak harus dari institusi negeri termasuk PTN. PTS pun dapat berperan aktif. Mutiara, di manapun ia berada, akan tetap menjadi mutiara,” tegas ibu dua anak ini.
Sementara itu, Dr. Agus Tugas Sudjianto, ST, MT menyambut baik keinginan SDN Madyopuro 2 Malang untuk melegalkan kerja sama melalui MoU. Oleh karenanya, akan dilakukan penjajakan lebih lanjut dari pihak LPPM UWG Malang, dan dilanjutkan dengan proses kerja sama oleh PIH-K dan Warek III yang membawahi bidang kerja sama. “Kali ini, saya melepas atribut sebagai manajemen universitas. Saya beserta rekan-rekan hadir sebagai dosen yang melaksanakan salah satu dari kewajiban kami dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni menjalankan pengabdian kepada masyarakat,” ujar dosen Prodi Teknik Sipil ini. Beliau berharap, penyempurnaan IPAL dapat berdampak positif bagi lingkungan sehat untuk anak-anak bangsa yang menempuh pendidikan di SD negeri tersebut. (san/pip/*nk)



