(UWG, 11/11/2017). Bertempat di ruang Auditorium Kampus III Universitas Widyagama Malang, berlangsung acara Kuliah Tamu bertajuk “Mengembangkan Knowledge Teknologi Industri Guna Meningkatkan Daya Saing di Era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Acara tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan memperingati Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) Universitas Widyagama Malang yang ke-32, yang dihadiri oleh seluruh mahasiswa jurusan teknik mesin (Reguler A dan Reguler B) sejumlah 100 mahasiswa.
Dekan Fakultas Teknik (Dr. Ir. Fachrudin, MT.) membuka secara resmi acara Kuliah Tamu dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-32 Himpunan Mahasiswa Mesin UWG tahun 2017. Dalam sambutan singkatnya beliau sangat mengapresiasi kegiatan Kuliah Tamu yang diselenggarakan oleh HMM, tentu kegiatan semacam ini sangat berguna bagi kita semua “sivitas akademika” UWG khususnya jurusan teknik mesin selain memberikan atmosfer yang berbeda dalam perkuliahan, ini juga membuka wawasan pengetahuan kepada para mahasiswa mesin tentang perkembangan teknologi indusri terbaru. Kami ucapkan selamat dan sukses kepada jurusan Teknik Mesin pada Dies Natalis ke-32 semoga semakin solid seperti jargon HMM yakni “SOLIDARITY FOREVER”, semakin sukses dan maju.
Selanjutnya Kaprodi Teknik Mesin (Ir. H. Toni Dwi Putra, BE., MMT), juga menyampaikan bahwa selain kegiatan kuliah tamu juga akan dilanjutkan dengan kegiatan Lomba / Turnamen Bulutangkis antar mahasiswa UWG yang akan berlangsung pada 17 – 18 Nopember 2017. Kami berharap momen kegiatan akademis seperti ini dapat terus dilanjutkan pada tahun mendatang setiap memperingati Dies Natalis ke-32 Himpunan Mahasiswa Mesin, “SOLIDARITY FOREVER” menjadi kekompakan saudara baik mahasiswa junior maupun mahasiswa senior. Kegiatan HMM yang terkenal dan dilaksanakan setiap tahun yakni “ETU, Enggine Tune Up” juga merupakan agenda tetap jurusan teknik mesin. Semangat dan sukses untuk kalian semua mahasiswa teknik mesin.
Selanjutnya acara inti kuliah tamu yang disampaikan oleh Narasumber dari seorang praktisi Section Manager PPIC PT. CS2 Pola Sehat (F & B Corp.) Surabaya yakni bapak Timotius Febry Cristian, WS., ST.,MT. Dalam paparannya pak “Timotius” menyampaikan bahwa dunia industri dari tahun ke tahun selalu mengalami kemajuan yang sangat pesat, mesin-mesin industri juga mengalami perkembangan dan kemajuan teknologi yang terbarukan. Selain itu juga kendali Sumber Daya Manusia dalam negeri yang kalah bersaing dengan SDM dari Luar Negeri, oleh karena itu kalian mahasiswa jurusan teknik mesin harus mempersiapkan diri dengan kemampuan/skill yang mumpuni setelah lulus kuliah dan menjadi Sarjana Teknik Mesin, secara kualitas lulusan dalam negeri dan luar negeri sebetulnya sama, bahkan tidak sedikit tenaga ahli dari dalam negeri yang menjadi Top Manager di industri.
Kuncinya adalah professional, diciplin dan selalu mengikuti perkembangan teknologi serta mampu bekerja dalam Team Work. Dalam dunia industri, seperti permesinan Anda dituntut dengan profesionalisme, oleh karena itu anda mulai sekarang bisa mengikuti kompetensi-kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi tenaga ahli bidang permesinan industry. Karena jika tidak mempunyai sertifikasi, walaupun anda pinter / mahir dalam maintenance mesin, perusahaan tidak akan memakainya karena itu sudah menjadi SOP (Standar Operating Procedure).
Diskusi dua arah pun antara pemateri dengan peserta (mahasiswa mesin) pun semakin sore semakin gayeng, terbukti dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan mahasiswa mesin kepada narasumber. (san/pip)

